PBG Tembus 1.094 Dokumen, Sudin Citata Jaksel Perketat Pengawasan Ratusan Gedung Pascainsiden Terra Drone

oleh -
oleh
Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy. (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id | JAKARTA SELATAN – Deretan berkas perizinan terus mengalir ke meja pelayanan Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan. Di balik aktivitas administrasi itu, ada pekerjaan lain yang tak kalah penting: memastikan setiap bangunan yang berdiri benar-benar aman digunakan.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Sudin Citata Jakarta Selatan menerbitkan sekitar 1.094 dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Pada saat bersamaan, instansi tersebut juga memperketat pengawasan terhadap ratusan bangunan setelah insiden yang terjadi di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada akhir 2025 lalu.

Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy, mengatakan jumlah penerbitan PBG dan SLF sepanjang semester pertama tahun ini cukup tinggi dengan rata-rata 185 hingga 200 dokumen setiap bulan.

“Untuk sampai bulan Juni 2026 ini ada kurang lebih 1.094 bangunan terkait PBG maupun SLF. Rata-rata dari Januari sampai Juni antara 185 sampai 200 dokumen per bulan,” kata Andy di Kantor Sudin Citata Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (2/7/2026).

Selain itu, permohonan PBG juga terus berdatangan setiap hari. Menurut Andy, pihaknya menerima sekitar empat hingga lima pengajuan baru per hari, mencerminkan tingginya aktivitas pembangunan di wilayah Jakarta Selatan.

Namun, tugas Sudin Citata tidak berhenti pada penerbitan izin. Instansi tersebut juga menangani rekomendasi teknis pembongkaran bangunan atau rekomtek bongkar, yang menjadi syarat sebelum bangunan lama dirobohkan untuk kemudian dibangun kembali.

Andy menjelaskan, rekomendasi pembongkaran diberikan setelah melalui kajian teknis oleh tenaga ahli independen dari berbagai perguruan tinggi.

Penilaian tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembongkaran dapat dilaksanakan secara aman dan sesuai standar.

“Yang menilai bukan kami secara langsung, tetapi tenaga ahli dari kalangan profesor maupun doktor dari perguruan tinggi yang memastikan secara teknis bangunan tersebut layak untuk dibongkar,” ujarnya.

Di sektor penataan ruang, Sudin Citata Jakarta Selatan juga tengah menjalankan program penataan kawasan yang tahun ini difokuskan di koridor Ragunan. Kawasan yang ditata membentang mulai dari Jalan TB Simatupang hingga kawasan Kebun Binatang Ragunan sebagai tindak lanjut usulan masyarakat.