ACEH TENGGARA| JAKARTAPEDIA.co.id –
Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara H.M Salim Fakhry dan Dr. Heri Al Hilal diminta mengevaluasi jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tenggara, Sudirman beserta jajarannya.
Mengevaluasi dan menggantikan pejabat koboi dan kurang becus penting demi terwujudnya daerah maju dan produktif.
Hal itu diungkapkan oleh tokoh muda, Irwandi, dikatakannya, apabila Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara benar-benar ingin serius melakukan perubahan demi mewujudkan Negeri ini maju dan produktif, langkah awal yang harus dilaksanakan adalah mutasi atau rotasi pejabat, ujarnya pada Kamis (20/2/2025).
Menurut dia, apabila hal ini tidak dilakukan secara cepat dan tepat, profesional dan kompetensi, maka dikhawatirkan roda pemerintahan tidak relevan dengan gerakan SAH.
Selama ini, kata Irwandi, ada beberapa oknum pejabat di Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tenggara itu diduga masih ada ciri-ciri sok-sokan dan angkuh, buktinya beberapa karyawan petugas sapu jalan sangat kecewa dengan oknum di dinas tersebut.
Sebut saja NSA warga Kecamatan Lawe Bulan, ia merasa sangat kecewa lantaran di anak tiri kan oleh beberapa oknum di dinas itu.
Sebaiknya, sambung sang tokoh muda itu, evaluasi, mutasi, rotasi maupun promosi jabatan harus disegerakan untuk tercapainya pelayanan prima dan gerakan perubahan dalam percepatan pembangunan menuju arah yang lebih baik.
Masukan ini, tutur Irwandi, semata-mata untuk kebaikan dan terlaksananya visi dan misi pasangan SAH menuju Agara yang lebih maju dan produktif.
Jika selama ini dinilai ada pejabat kurang mampu, hanya pintar bersandiwara dan suka ambil muka, sebaiknya jangan ditempatkan pada posisi-posisi strategis.
Sebut saja oknum Bendahara Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tenggara inisial Sri, oknum tersebut diduga kerapkali menahan gaji bulanan petugas tukang sapu jalanan.






