JAKARTAPEDIA.co.id – Pabrikan otomotif asal Jepang, Mitsubishi Motors, mengonfirmasi bahwa Pajero Sport akan terus dijual di sejumlah pasar internasional.
Langkah ini diambil untuk menjadikan SUV berbasis sasis tangga (ladder-frame) tersebut sebagai alternatif yang lebih terjangkau mendampingi kembalinya sang legenda, Pajero Generasi Baru, yang kini naik kelas menjadi kendaraan flagship yang lebih mewah dan canggih.
Meski demikian, strategi berdampingan ini tidak berlaku untuk seluruh negara. Pasar Australia dipastikan tidak lagi menjual Pajero Sport setelah model tersebut dihentikan penjualannya sejak pertengahan tahun lalu.
Keputusan penghentian tersebut diambil akibat kendaraan tidak mampu memenuhi regulasi standar keselamatan teknologi pengereman darurat otonom (Autonomous Emergency Braking/AEB) yang baru diterapkan di Negeri Kanguru tersebut.
Chief Product Specialist Mitsubishi, Kunitoshi Itagaki, memberikan penjelasan langsung mengenai pemisahan kasta antara kedua SUV tersebut di hadapan media.
“Pajero ini adalah model yang benar-benar berbeda sebagai flagship kami, dan merupakan model yang berbeda pula dari Pajero Sport. Itu sebabnya, tergantung pada pasarnya, tetapi pada dasarnya rencana kami adalah mempertahankan Pajero Sport sebagaimana adanya,” tegas Itagaki dikutip Drive, Minggu (6/9/2026).
Penjelasan ini sekaligus menjawab alasan di balik keputusan Mitsubishi yang sempat melakukan peremajaan (facelift) kedua pada Pajero Sport beberapa waktu lalu.
Dalam pembaruan tersebut, pabrikan melakukan rekayasa teknis dengan mencangkokkan mesin diesel baru berkapasitas 2.4-liter bertipe ‘4N16’ yang diambil dari lini terbaru pikap Triton, lengkap dengan transmisi otomatis enam percepatan.
Dari segi performa, Pajero Sport mempertahankan setelan mesin diesel tunggal (single-turbo) bertenaga 135 kW dan torsi 430 Nm.
Angka ini sengaja diposisikan di bawah varian Pajero terbaru yang dibekali mesin variable-geometry turbo berdaya 150 kW dan torsi 480 Nm. Perbedaan spesifikasi teknis ini semakin mempertegas ceruk pasar yang berbeda di antara kedua jajaran produk tersebut.
Rencana penjualan berdampingan di pasar global memberikan gambaran jelas mengenai peta harga Pajero Generasi Baru di masa depan.
Jika Pajero Sport sebelumnya dipasarkan pada kisaran harga AUD 51.540 hingga AUD 65.590, maka sang flagship Pajero diproyeksikan akan membuka harga mulai dari AUD 55.000 hingga menyentuh angka AUD 70.000 untuk varian tertinggi.
Secara historis, Pajero Sport merupakan salah satu tulang punggung penjualan Mitsubishi di berbagai negara berkembang, termasuk Asia Tenggara dan Australia.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada akhir 2015, lini Pajero Sport tercatat telah membukukan penjualan lebih dari 69.000 unit di Australia saja, jauh melampaui capaian generasi pendahulunya yang sempat dikenal dengan nama Mitsubishi Challenger.
Dengan tetap dipertahankannya Pajero Sport di pasar internasional, Mitsubishi berhasil menjaga keseimbangan portofolio mereka.
Pabrikan dapat terus melayani konsumen di segmen SUV pekerja keras yang mengutamakan ketangguhan dan harga terjangkau, sekaligus menyasar konsumen kelas atas (upper-segment) yang menginginkan kenyamanan serta teknologi premium melalui Pajero Generasi Baru. (brs)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya dengan ikuti kanal WhatsApp JAKARTAPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.






