JAKARTAPEDIA.co.id – Festival Kalibaru ke-4 Tahun 2026 yang dihelat di Plaza Kalibaru, Jalan Kalibaru Barat, RW 06, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengapresiasi kekompakan warga dalam menyelenggarakan Festival Kalibaru.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga merupakan wujud semangat gotong royong dan kecintaan masyarakat terhadap daerahnya.
“Kalibaru adalah Permata Pesisir Jakarta Utara. Wilayah ini menyimpan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal yang luar biasa,” ujarnya, Minggu (30/8/2026).
Ia berharap, pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga identitas budaya pesisir tetap terjaga dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Hendra menambahkan, Festival Kalibaru juga menjadi langkah nyata untuk membawa wilayah tersebut menuju masa depan yang lebih baik, selaras dengan semangat Jakarta sebagai kota global yang tetap berpijak pada akar budaya lokal.
“Kami berharap festival ini mampu mempererat persatuan serta membangkitkan rasa bangga warga atas identitas mereka sebagai masyarakat pesisir yang berbudaya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Kalibaru, Haji Abdul Karim menjelaskan, Festival Kalibaru merupakan hasil kolaborasi antara pengurus RT, RW, LMK, FKDM, Karang Taruna, kader PKK, dan Dasawisma.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran Kelurahan Kalibaru dan Kecamatan Cilincing.
“Ini adalah wujud sinergisitas antara aspirasi masyarakat dengan dukungan pemerintah. Kalibaru itu ibarat buah durian, tampak tajam dan keras di luar, tetapi menyimpan rasa yang manis dan istimewa di dalamnya. Kami ingin potensi ini semakin dikenal luas,” ungkapnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam Festival Kalibaru tahun ini cukup tinggi. Tercatat lebih dari 2.300 peserta mendaftar untuk mengikuti Karnaval Budaya.
“Selain karnaval, yang paling dinantikan adalah Parade Perahu di laut yang melibatkan 400 nelayan dari Kalibaru, Cilincing, dan Marunda. Ini bukti kekuatan komunitas kami,” imbuhnya.
Ia memaparkan, Festival Kalibaru ke-4 juga dimeriahkan berbagai kegiatan, di antaranya senam sehat yang diikuti sekitar 1.000 peserta, bazar UKM yang menyajikan kuliner olahan hasil laut, lomba mewarnai tingkat PAUD dan SD, peragaan busana, serta perlombaan tradisional seperti tarik tambang dan balap karung.
“Pengunjung juga disuguhi Parade Band Pelajar, lomba membakar ikan, serta pentas seni budaya Betawi yang turut menghibur masyarakat,” bebernya.
Ia menginginkan, Festival Kalibaru dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi wilayah sekaligus memperkuat identitas budaya pesisir.
“InsyaAllah kegiatan ini akan terus berkelanjutan. Tahun depan kami akan kembali menggelar festival yang lebih meriah, terlebih bertepatan dengan momentum lima abad Jakarta,” tandasnya. (jek/bj)





