JAKARTAPEDIA.co.id – Aroma Lebaran mulai terasa, dan di balik hiruk-pikuk persiapan mudik, Perum Damri bersiap menjadi tulang punggung perjalanan jutaan pemudik.
Tahun ini, perusahaan BUMN transportasi itu menyiapkan hingga 1.800 unit bus, siap melayani proyeksi sekitar 2,7 juta penumpang yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Untuk kesiapan Damri pada layanan angkutan mudik, kita berkisar di angka 1.800-an unit yang dapat dioperasikan. Targetnya, kita bisa melayani sekitar 2,7 juta pelanggan,” ujar Wahyu Susilo, Vice President Operasional dan Keselamatan Damri, di Jakarta.
Setiap tahun, mudik Lebaran menjadi momen yang menantang bagi penyedia transportasi umum. Lonjakan penumpang membuat bus antarkota menjadi pilihan utama, menghubungkan kota besar dengan berbagai wilayah di Indonesia.
Tahun ini, Damri menyiapkan rata-rata 1.582 unit bus setiap hari, dan saat puncak arus mudik, jumlah bus yang beroperasi bisa meningkat hingga 1.800 unit.
Tak hanya melayani rute reguler, Damri juga mendukung program mudik gratis pemerintah, memberi kesempatan masyarakat melakukan perjalanan aman dan terjangkau. Program ini diharapkan juga dapat mereduksi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya, sekaligus meningkatkan keselamatan.
Permintaan layanan bus Damri diperkirakan paling tinggi pada rute antarkota seperti Jakarta menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, dan beberapa kota besar di Sumatera. Selain itu, layanan angkutan bandara juga mengalami peningkatan, menjadi jembatan penting bagi penumpang yang mengawali atau melanjutkan perjalanan udara.
Untuk memastikan seluruh perjalanan berjalan lancar, Damri melakukan pemeriksaan menyeluruh atau ramp check pada seluruh armada sebelum digunakan.
Dengan sistem pengawasan ini, perusahaan berupaya memastikan setiap pemudik tiba dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.
Di balik angka jutaan penumpang dan ribuan bus, tersimpan satu tujuan sederhana: memberikan pengalaman mudik yang aman dan nyaman, menghubungkan hati dan rumah di setiap kota yang dilewati. (ist/jek)





