PAM JAYA & PALJAYA Tekan Risiko Pencemaran Lewat Revitalisasi MCK

oleh -

JAKARTAPEDIA.co.id – Di tengah padatnya permukiman RW 09 Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan, sebuah fasilitas sederhana yang setiap hari menjadi tumpuan warga sempat berada dalam kondisi memprihatinkan.

MCK komunal yang digunakan sekitar 100 kepala keluarga mengalami kerusakan pada bangunan maupun sistem pendukungnya. Tak hanya mengurangi kenyamanan, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kualitas kesehatan lingkungan.

Bagi warga, kebutuhan akan air bersih dan sanitasi layak bukan sekadar soal fasilitas fisik. Ia berkaitan erat dengan kesehatan keluarga, kebersihan lingkungan, hingga kualitas hidup sehari-hari.

Berangkat dari kondisi itu, PAM JAYA bersama PALJAYA bergerak melakukan revitalisasi MCK komunal di wilayah tersebut.

Perbaikan kini telah rampung di dua titik, yakni RT 14 dan RT 15 RW 09 Manggarai. Tidak hanya memperbarui bangunan, fasilitas ini juga dilengkapi sistem pengolahan limbah biopal.

Melalui teknologi tersebut, limbah tidak lagi dibuang langsung ke saluran atau kali, sehingga lebih ramah lingkungan sekaligus memenuhi standar kesehatan.

Hadirnya fasilitas yang lebih layak membawa harapan baru bagi warga. Dengan sistem pengolahan limbah yang lebih baik, risiko pencemaran lingkungan serta paparan bakteri seperti E. coli dapat ditekan.

Sanitasi yang sehat pun diharapkan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mendorong penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, menegaskan bahwa perbaikan fasilitas komunal merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas hidup warga Jakarta.

“Kebutuhan air bersih dan sanitasi yang layak adalah fondasi kesehatan masyarakat. Ketika fasilitas bersama diperbaiki dan dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya pada kenyamanan, tetapi juga pada kualitas lingkungan secara keseluruhan. Kami ingin memastikan warga memiliki akses terhadap fasilitas yang aman, bersih, dan berkelanjutan,” ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan, langkah perbaikan di tingkat lingkungan akan memberi dampak besar dalam jangka panjang, termasuk menjaga kebersihan sungai dan mencegah pencemaran.

Keberhasilan revitalisasi ini juga tidak lepas dari kekompakan warga RW 09 yang dinilai kooperatif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Senada, Direktur Utama PALJAYA, Untung Suryadi, menyebut program ini sebagai wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“MCK di RT 14 telah masuk dalam sistem pengolahan air limbah domestik terpusat. Limbah yang sebelumnya dibuang ke kali kini dialirkan secara gravitasi menuju fasilitas pengolahan tersebut sehingga tidak lagi mencemari lingkungan,” jelasnya.

Kolaborasi ini menjadi langkah kecil dengan dampak besar. Melalui kerja bersama antara pemerintah daerah, BUMD, dan masyarakat, harapan akan lingkungan yang lebih sehat dan tertata kian nyata.

Ke depan, PAM JAYA berharap tidak ada lagi fasilitas sanitasi yang rusak maupun pembuangan limbah sembarangan, sehingga Jakarta terus bergerak menuju kota global yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. (ig/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *