45 Orang Napi Lapas Kelas IIB Kutacane Sudah Kembali, Tujuh Masih Buron, Simak Identitasnya…

oleh -
Lapas Kelas II B Kutacane, Aceh Tenggara. (habibi)

JAKARTAPEDIA| ACEH TENGGARA – Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 52 orang tahanan yang melarikan diri dari Lapas Kelas II B Kutacane, Aceh Tenggara, pada Senin, 10 Maret 2025 lalu. Kini sudah 45 tahanan sudah kembali ke Lapas.

“Sebanyak 52 orang tahanan Lapas Kelas IIB Kutacane melarikan diri, hingga hari ini 45 orang sudah kembali ke tahanan, dan tujuh orang lagi masih buron” ujar Kasat Reskrim Iptu Bagus Pribadi pada Minggu (16/3/2025).

Ketujuh orang tahanan Lapas Kelas IIB Kutacane yang masih buron tersebut ialah sebagai berikut:

1. Nama: Muhammad Nur, alias Amad Bin Edisuanto.
Tanggal Lahir : 12/04/1994.
Alamat : Desa Kuta Cane Lama, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Nomor Induk: 006202307200001.

2. Nama: Dedi Indrawan, alias Dubil Bin Aminullah, Tanggal Lahir : 23/01/1983.
Alamat : Desa Empat Lima, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Nomor Induk: 006202405300008.

3. Nama: Hasanudin Aruan, alias Ucok Bin ALM Zulpikir,
Tanggal Lahir: 12/12/1994.
Alamat : Desa Lawe Sigala Barat, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara.
Nomor Induk: 006202407270003.

4. Nama : Ishak, alias Icak Bin ALM Adam.
Tanggal Lahir : 26/10/1982.
Alamat : Desa Lawe Mejile, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Nomor Induk : 006202312300001.

5. Nama: M. Isa alias Isa Bin Rajabun.
Tanggal Lahir : 17/12/1977.
Alamat : Desa Lawe Kihing, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.
Nomor Induk : 006202410160001.

6. Nama: Muhammad, alias Mahmad Bin ALM Kasih.
Tanggal Lahir: 05/04/1975.
Alamat : Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara.
Nomor Induk : 006202501110001.

7. Nama: Roni Prianto, alias Roni Bin ALM Suprianto.
Tanggal Lahir : 28/08/1997.
Alamat : Kelurahan Nagka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.
Nomor Induk : 006202412270002.

Aksi nekad melarikan diri para napi dari Lapas Kelas II B Kutacane itu dipicu gara-gara antrean pembagian takjil yang berakhir ricuh hingga pintu didobrak.

Dan para napi melarikan diri saat menjelang buka puasa Ramadhan 1446 Hijriah.

Dari jumlah 52 napi, 45 napi diantaranya telah diamankan termasuk napi yang menyerahkan diri, dan yang diserahkan pihak keluarganya ke aparat kepolisian.

“Saat ini sudah mencapai 45 napi yang telah berhasil diamankan, sedangkan tujuh napi dalam buronan aparat kepolisian,” ujar Iptu Bagus.

Pihak kepolisian mengimbau kepada tahanan yang masih bersembunyi agar secepatnya menyerahkan diri ke Kantor Polisi terdekat. (habibi)