Kantor Persatuan Wartawan Aceh Dibobol Maling, Dua Unit Handphone & Uang Tunai Belasan Juta Raib

oleh -
Kantor Persatuan Wartawan Aceh (PWA) yang berlokasi di Jalan Tusam Kutacane, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, dibobol pencuri pada Kamis 20 Maret 2025 pukul 03:10 WIB dini hari. (habibi)

JAKARTAPEDIA| ACEH TENGGARA – Kantor Persatuan Wartawan Aceh (PWA) yang berlokasi di Jalan Tusam Kutacane, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, dibobol pencuri pada Kamis 20 Maret 2025 pukul 03:10 WIB dini hari.

Pencuri merusak jendela belakang kantor tersebut sebelum berhasil membawa sejumlah barang berharga milik wartawan.

“Barang-barang yang berhasil dibawa kabur oleh pencuri itu ialah, satu unit handphone merek Oppo Reno 5, dan satu unit handphone merek Oppo F 11 Pro, dua kartu ATM serta buku tabung Bank BSI, dan uang tunai sebesar Rp11.300.000. (sebelas juta tiga ratus ribu rupiah),” ujar Anggah Selian, korban pencurian itu dalam keterangan persnya, Kamis (20/3/2025).

Anggah Selian yang merupakan wartawan media jurnalis online yang bertugas di Aceh Tenggara, juga tergabung sebagai anggota di organisasi Persatuan Wartawan Aceh.

Menurut Anggah, pelaku pencurian itu diduga dilakukan oleh dua orang, dengan cara membobol jendela belakang kantor, lalu membawa sejumlah barang miliknya.

Pihak organisasi juga telah menyetujui jika Anggah Selian membuat pengaduan kehilangan barang-barang miliknya ke Polres Aceh Tenggara.

Peristiwa itu telah dilaporkan oleh Anggah Selian ke Polres Aceh Tenggara dengan nomor: Reg 90/III/2025/ Reskrim.

Segenap kepengurusan organisasi Persatuan Wartawan Aceh itu meminta aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut.

Kendati demikian, dengan terjadinya peristiwa pembobol kantor tersebut, aktivis Bupati Lembaga Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Aceh Tenggara, Muhammad Saleh Selian juga turut prihatin.

“Mari kita berikan waktu kepada pihak berwajib Polres Aceh Tenggara, untuk mengungkap siapa pelaku pencurian itu, kita menyakini pihak berwajib akan bekerja dengan maksimal”, ujarnya. (habibi)