Barikade Gus Dur Imbau Publik Tahan Diri Sikapi Polemik Pernyataan Jusuf Kalla

oleh -
Sekjen DPP BARIKADE GUSDUR, Pasang Haro Rajagukguk, SH, MH. (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dalam menyikapi polemik yang berkembang terkait pernyataan Jusuf Kalla di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Seruan tersebut disampaikan menyusul munculnya kontroversi di ruang publik, yang menurut Barikade Gus Dur dipicu oleh perbedaan penafsiran terhadap pernyataan tersebut.

Pihak perwakilan Jusuf Kalla sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi bahwa pernyataan yang beredar tidak disampaikan secara utuh, sehingga berpotensi mengubah makna dan substansi yang sebenarnya.

Dalam keterangan resminya tertanggal 14 April 2026 di Jakarta yang dilayangkan ke redaksi JAKARTAPEDIA.co.id pada Kamis (16/4/2026), DPP Barikade Gus Dur mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan sikap bijak dan menjaga kondusivitas nasional.

“Seluruh pihak diharapkan dapat menahan diri serta mengutamakan klarifikasi dan perdamaian sebagai sesama anak bangsa,” jelas Pasang Haro Rajagukguk, Sekretaris Jenderal DPP Barikade Gus Dur.

Dijelaskannya, Barikade Gus Dur juga mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil langkah hukum tanpa didukung bukti yang jelas dan konkret.

Selain itu, sambungnya, pendekatan komunikasi yang santun dan mengedepankan silaturahmi dinilai penting, terutama di tengah situasi geopolitik global yang tengah memanas dan berdampak pada kondisi ekonomi, baik di dalam negeri maupun internasional.

Organisasi ini turut menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan, serta membangun sikap saling memahami dan menghargai perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

“Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, namun harus disikapi dengan kedewasaan dan semangat persatuan,” tambahnya.

DPP Barikade Gus Dur berharap seluruh elemen bangsa dapat menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat solidaritas nasional dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Barikade Gus Dur menutup pernyataannya dengan doa agar bangsa Indonesia dan masyarakat dunia senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. (jek)