Dinilai Tidak Ada Prestasi, Para Aktivis Aceh Tenggara Bersyukur Kapolres AKBP R Doni Sumarsono Dimutasi

oleh -
Para aktivis Aceh Tenggara terlihat turun di jalan umum dengan membawa poster yang bertuliskan merasa bersyukur atas dimutasinya Kapolres AKBP R Doni Sumarsono. (habibi)

Bagaimana dibilang berprestasi jika seorang Kapolres tak bisa menjelajahi sebuah kabupaten seluas Aceh Tenggara.

“Kami merasa tidak sesulit itu,” kata Amri Sinulingga.

Padahal luas Aceh Tenggara kan tidak terlalu luas, masih kata Amri, bahkan orang awam pun tahu siapa nama-nama orang yang diduga pemasok atau bandar narkoba di daerah ini.

Selain itu, selama R Doni Sumarsono menjabat Kapolres Aceh Tenggara, ada beberapa kejanggalan melakukan penangguhan penahanan terhadap pelaku penyalahgunaan pupuk subsidi, hal ini sangat melukai hati para petani karena sering dilanda kelangkaan pupuk bersubsidi di daerah itu.

“Seharusnya berikan efek jera kepada pelaku penyelewengan pupuk bersubsidi, hal ini patut menjadi tanda tanya, kenapa dilakukan penangguhan penahanan,” ujar para aktivis itu.

“Selanjutnya kami menduga terjadi penyalahgunaan dana hibah dari Pemerintah Daerah Aceh Tenggara, yaitu Hibah Pengamanan Pemilu dan Pilkada Aceh Tenggara sebesar Rp.4.948.902.500, kami yakin pemotongan dana operasional pengamanan Pemilu dan Pilkada kepada anggota bukan hanya terjadi di Polres Bireuen tapi diduga terjadi juga di Polres Aceh Tenggara, namun tidak ada yang berani bicara, oleh karena itu kami minta bapak Kapolri menurunkan Irwasum Polri ke Aceh Tenggara guna mengaudit penggunaan dana hibah tersebut,” ujar aktivis LIRA M Saleh Selian.

Lebih lanjut dikatakannya, selama saudara AKBP R. Doni Sumarsono lebih dari dua tahun sebagai Kapolres Aceh Tenggara terkesan sangat tertutup dengan aktivis dan wartawan, kata lain terkesan alergi terhadap wartawan dan aktivis, kata aktivis LIRA Aceh Tenggara itu.

Kemudian aktivis LIRA Aceh Tenggara itu mengungkapkan, bahwa aktivis anti korupsi Amri Sinulingga pada tanggal (26/1/2023) melalui media online yang berjudul “Aktivis Anti Korupsi Minta Kapolda Aceh Copot Kapolres Agara Yang Baru Dilantik”, pungkas M.Saleh Selian mengakhiri. (habibi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *