JAKARTAPEDIA.co.id – LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan mulai beroperasi pada Rabu, 26 Agustus 2026, mendatang. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menyatakan peresmian dan pengoperasian awal rute tersebut akan dilakukan pada tanggal tersebut.
Untuk memastikan kesiapan layanan, Jakpro memperkuat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan operasional memenuhi ketentuan sebelum layanan dibuka untuk masyarakat.
“Koordinasi tersebut mencakup rangkaian pengujian prasarana dan sarana, sistem persinyalan, telekomunikasi, kelistrikan, hingga integrasi sistem secara menyeluruh,” kata Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro Robert Sarjaka di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Menurut dia, koordinasi antara Jakpro dan DJKA telah berlangsung secara intensif sejak tahap pembangunan hingga memasuki fase pengujian dan persiapan operasional. Dia menegaskan keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap pembangunan dan pengoperasian infrastruktur transportasi.
“Bersama DJKA, kami melaksanakan setiap tahapan pengujian secara bertahap dan komprehensif untuk memastikan seluruh sistem siap beroperasi,” ujar Robert.
Dia mengatakan proses tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang memenuhi standar keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat. LRT Jakarta akan melayani jalur sepanjang 12,2 kilometer yang menghubungkan 11 stasiun, mulai dari Kelapa Gading hingga Manggarai.
Sebelas stasiun yang akan beroperasi, yakni Stasiun Kelapa Gading, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, Stasiun Velodrome, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, Stasiun Proklamasi, dan Stasiun Manggarai.
Dari sisi integrasi, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Proklamasi terintegrasi dengan layanan Transjakarta.
Sementara itu, Stasiun Manggarai menjadi salah satu simpul integrasi utama dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan Transjakarta. Integrasi tersebut memperkuat konektivitas LRT Jakarta dengan jaringan transportasi publik lainnya.
Dengan beroperasinya jalur Kelapa Gading-Manggarai, perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai ditargetkan dapat ditempuh sekitar 28 menit.
“Kehadiran jalur ini diharapkan memberikan alternatif mobilitas yang lebih cepat dan efisien, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin memilih transportasi publik dalam perjalanan sehari-hari,” tutur Robert.
Di sisi lain, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono menambahkan seluruh tahapan pengujian dilakukan secara bertahap, sistematis, dan komprehensif untuk memastikan setiap komponen dapat berfungsi secara terpadu serta memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan sebelum digunakan masyarakat.
“Proses pengujian sistem dilakukan secara menyeluruh dan mendetail untuk memastikan seluruh fungsi teknis dan keselamatan berjalan optimal sebelum dibuka bagi masyarakat umum,” ungkap Allan.
Dengan seluruh tahapan pengujian dan persiapan operasional yang terus dilakukan, LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan mulai melayani masyarakat pada 26 Agustus 2026. (ig/brs)







