JAKARTAPEDIA.co.id – Suku Dinas Kesahatan (Sudinkes) Jakarta Barat mencatat 1.538 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai Januari sampai dengan Juli 2026.
“Jumlah kasus DBD hingga 30 Juli 2026 di Jakarta Barat mencapai 1.538 kasus,” ujar Kasudinkes Jakbar, Sahruna melalui pesan singkat di Jakarta.
Dia pun meminta seluruh Puskesmas di Jakarta Barat terus memperketat pemantauan berkala terhadap angka insiden dan kecepatan penularannya di lapangan.
Selain itu, langkah intervensi cepat juga segera dilakukan melalui Penyelidikan Epidemiologi (PE) serta penguatan gerakan PSN 3M Plus.
“Puskesmas gencar melakukan pemantauan vektor atau jentik DBD di lingkungan pemukiman yang dibarengi dengan peningkatan promosi kesehatan tentang bahaya DBD secara luas,” kata dia seperti dilansir pada Senin (3/8/2026).
Sahruna menekankan, kunci utama keberhasilan pengendalian DBD ada pada deteksi dini jentik nyamuk yang bertumpu pada kesadaran warga masyarakat.
“Dalam pelaksanaannya, kami mengutamakan peran serta aktif masyarakat secara mandiri sebagai Jumantik (Juru Pemantau Jentik) di rumah masing-masing,” ucapnya. (ist)





