Melalui pendekatan edukatif yang informatif dan menarik, PAM JAYA berharap Pusat Edukasi Air dapat menjadi destinasi pembelajaran bagi pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum.
Kesadaran baru ingin dibangun—bahwa keberlanjutan air tidak hanya ditentukan oleh pipa dan instalasi, tetapi juga oleh perilaku serta partisipasi aktif warga.

Di sisi lain, Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA juga dirancang sebagai pusat layanan terpadu. Seluruh sistem pelayanan pelanggan, call center, koordinasi antar divisi, hingga fungsi pengawasan kualitas layanan akan terintegrasi dalam satu lokasi.
Kehadiran War Room dan Command Center memungkinkan pemantauan operasional dilakukan secara real time, sementara fasilitas pendukung seperti ruang kerja terpadu, function room, hingga sport center disiapkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kolaboratif.
Di tengah laju digitalisasi, PAM JAYA menegaskan bahwa pusat layanan fisik tetap memiliki peran strategis. Gedung ini menjadi simpul layanan hybrid—menggabungkan pelayanan online dan offline—serta ruang tatap muka bagi warga yang ingin memperoleh informasi, edukasi, maupun konsultasi langsung terkait layanan air minum perpipaan.
Secara arsitektural, gedung ini mengusung konsep “Urban Water Falling”. Desainnya merepresentasikan aliran air seperti air terjun di ruang urban, dengan pemanfaatan cahaya alami melalui penggunaan kaca secara maksimal. Konsep ini tak hanya mencerminkan transparansi layanan, tetapi juga mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan operasional gedung.
Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA direncanakan setinggi 11 lantai dengan satu basement, memiliki luas bangunan sekitar 18.853,80 meter persegi, dan ditargetkan rampung dalam waktu kurang lebih 590 hari.
Seiring pembangunan fisik, transformasi digital PAM JAYA terus dikebut. Per 1 Januari 2026, Call Center PAM JAYA resmi beroperasi dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mempercepat respons kepada pelanggan.
Langkah ini akan disusul dengan go live sistem ERP pada 15 Januari 2026 serta peluncuran aplikasi C2M pada Juni 2026, sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital perusahaan.








