JAKARTAPEDIA.co.id – Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin memimpin kegiatan Gerakan Tanam Serentak di lahan pertanian Jalan Asyafiiyah, RW 03, Cilangkap, Cipayung, Jumat (5/12/2025). Program ini digelar bersama Tim Penggerak PKK se-DKI Jakarta dengan tema Gerakan Tanam untuk Ketahanan Pangan Keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, Munjirin menanam sejumlah komoditas sayuran di lahan seluas kurang lebih 8.000 meter persegi. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin; Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Fauzi; Kasudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto; serta jajaran kecamatan dan kelurahan.
Kegiatan ini juga turut menampilkan kehadiran Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono Anung, dan Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Indriyati Rano Karno.
Munjirin menyampaikan bahwa Gerakan Tanam Serentak di Jakarta Timur berlangsung di 225 titik yang tersebar di sepuluh kecamatan. Lokasi terbanyak berada di Kecamatan Makasar dengan 34 titik, disusul Cipayung 29 titik, dan Matraman 30 titik.
“Penanaman serentak dilakukan serempak di lima wilayah administrasi dan dipimpin langsung Ibu Gubernur. Untuk Jakarta Timur sendiri totalnya ada 225 lokasi,” ujar Munjirin.
Selain melakukan penanaman, Munjirin juga melakukan panen sayuran hasil budidaya warga di RW 03 Cilangkap.
Ia menambahkan, lahan yang digunakan akan terus dikembangkan dengan rencana penambahan kolam gizi.
“Lahan masih memungkinkan dikembangkan. Ke depan akan kita optimalkan agar bermanfaat untuk warga,” katanya.
Munjirin turut mengimbau kelompok tani urban di Jakarta Timur agar konsisten mengembangkan pertanian perkotaan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi daerah.
Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin menjelaskan bahwa lahan yang digunakan sebelumnya merupakan bekas pembuangan sampah dan kini berhasil dimanfaatkan menjadi lahan produktif.
Adapun hasil panen tercatat meliputi 25 kilogram terong, 50 kilogram kangkung, 10 kilogram sawi, 30 kilogram singkong, dan lima kilogram bawang merah.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto menyebut sebaran lokasi kegiatan terdiri dari 50 titik di area kantor pemerintahan, 64 di lahan kosong, 27 di fasilitas sosial dan fasilitas umum, tiga di sekolah, 14 di pekarangan warga atau gang, 21 di kelompok tani, serta 46 di RPTRA.
“Alhamdulillah, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah lokasi penanaman terbanyak,” tandasnya. (ig)





