JAKARTAPEDIA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan informasi, produk dan layanan unggulan lewat 33 booth khusus di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2025 yang digelar dalam rangka HUT ke-498 Jakarta pada 19 Juni-13 Juli 2025.
“Masyarakat bisa melihat langsung berbagai informasi dengan interaktif, simulasi layanan digital, hingga edukasi publik tentang program unggulan,” kata Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) DKI Jakarta Marulina Dewi di Jakarta.
Selain menampilkan instalasi multimedia, pojok literasi, dan booth interaktif lainnya, lanjut Dewi, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar sosialisasi, edukasi, talk show, diskusi dan berbagai lomba serta hiburan seni budaya dalam pameran tahunan itu.
Salah satunya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta yang akan memfasilitasi UMKM binaan untuk tampil dan memasarkan produknya.
“Berbagai produk yang diangkat merupakan hasil kurasi yang mencakup kuliner khas Jakarta, kriya, fesyen urban lokal dan produk digital kreatif,” katanya seperti dilansir pada Jumat (20/6/2025).
Di sektor promosi budaya dan pariwisata, Dinas Kebudayaan bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta akan menampilkan seni budaya Betawi mulai dari lenong, tanjidor, ondel-ondel dan tari-tarian daerah.
Selain itu, akan dipamerkan juga informasi berbagai spot wisata menarik di Jakarta.
Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 akan diikuti sebanyak 2.550 peserta dengan komposisi perusahaan besar 55 persen dan perusahaan skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) 45 persen.
Para peserta berasal dari berbagai skala usaha, mulai dari perusahaan multinasional, usaha besar, menengah, dan kecil, BUMN, serta anjungan pemerintah provinsi dan kabupaten dari berbagai penjuru tanah air.
Pihak penyelenggara turut mendedikasikan area khusus untuk Kampung Betawi sebagai ajang pertunjukan berbagai seni-budaya lokal, kuliner dan pameran berbagai kerajinan khas Betawi. (ig/ant)





