Kali Sunter Sering Dikeluhkan Warga, Wali Kota Jaktim Perintahkan Pengerukan

oleh -
Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim) Munjirin. (ist)

JAKARTAPEDIA| JAKARTA TIMUR – Pemerintah Kota Jakarta Timur akan segera melakukan pengerukan di Kali Sunter yang terletak di Jalan Cipinang Muara III, Kampung Kapitan Barat No. 5, RT 015/RW 04, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi bau tak sedap dan potensi banjir akibat sedimentasi di aliran kali tersebut.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengatakan bahwa kondisi Kali Sunter saat ini sering kali kering karena fungsinya yang terbatas, hanya menampung air hujan lokal dan limbah rumah tangga.

“Tadi nengok Kali Sunter, kan akibat BKT (Banjir Kanal Timur) berfungsi, jadi sering kering. Kalau nggak dikeruk, ya bau. Jadi niatnya kita keruk mulai dari I Gusti Ngurah Rai sampai ke BKT,” ujar Munjirin saat ditemui di lokasi, Senin (1/6/2025).

Munjirin menjelaskan, pengerukan ini belum masuk dalam program sebelumnya, namun setelah melihat kondisi di lapangan, ia langsung menginstruksikan agar pekerjaan dimulai pekan ini.

“Tadinya nggak di-program. Saya ke sana baru di-program. Kasihan warga. Dulunya, sebelum ada BKT, sering banjir. Sekarang nggak banjir, tapi fungsinya cuma buat nampung air dari rumah dan hujan lokal. Jadi harus kita keruk biar nggak bau,” tambahnya.

Saat survei, Munjirin turut membawa petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan langsung memberikan instruksi untuk pengerjaan oleh pihak terkait.

Ketika ditanya soal penggunaan alat berat dan pembuangan lumpur hasil pengerukan di lokasi, Munjirin memastikan, pengerjaan akan dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

“Ya pasti (pakai alat berat). Jumlah unitnya nanti teknisnya SDA. Kalau ada lokasi kanan-kiri yang memungkinkan, lumpurnya bisa ditaruh di situ,” jelasnya.

Rencana pengerukan ini disambut baik oleh warga sekitar. Nung Yanah, salah satu warga RT 015, menyampaikan apresiasi atas rencana tersebut.

“Terima kasih terkait rencana pengerukan di Kali Sunter dekat rumah. Ini kan untuk mengatasi banjir, karena di sini juga ada sekolahan. Kasian kalau kebanjiran, proses belajar-mengajarnya bisa terganggu,” ungkap Nung Yanah.

Pemerintah berharap, dengan pengerukan ini, lingkungan sekitar Kali Sunter akan lebih bersih, sehat, dan aman dari potensi banjir lokal. (ig)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *