Alwi mengucapkan selamat berulang tahun yang ke-50 Gereja Yesus Kristus dari OSZA, dengan harapan terus berperan serta dan berkontribusi terhadap kemajuan Indonesia.
“Mari kita hadirkan senyum Ibu pertiwi atas terwujudnya keharmonisan, ketoleransian, dan kerukunan beragama sebagai wujud karunia dan anugerah Ilahi yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia,” tandasnya.
Mewakili Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Gomar Gultom, MTh, mengucapkan selamat HUT ke-50 dan Peluncuran Buku 50 tahun Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir di Indonesia.
“Saya mengapresiasi pelayanan Gereja OSZA di Indonesia yang selalu tanggap dalam berbagai bencana yang terjadi di Indonesia. Hal ini memperlihatkan komitmen Gereja OSZA dalam aksi-aksi kemanusiaan, sebagai wujud pewartaan kabar baik di tengah masyarakat dan bangsa Indonesia di tengah krisis yang dihadapinya,” jelas dia.
“Saya juga mengapresiasi kesediaan Gereja OSZA untuk bersinergi bersama gereja-gereja di sekitarnya dalam setiap kegiatan meresponi bencana tersebut,” tambahnya.
Gomar melanjutkan, MPH-PGI menyambut dengan gembira perayaan ulang tahun kali ini, yang dikemas melalui pagelaran Opera Budaya Nusantara.
“Penampilan Opera Budaya Nusantara juga bisa dimaknai sebagai bentuk penghargaan atas keberagaman Indonesia yang majemuk, yang harus dirawat dan dipelihara, sebagai karunia Tuhan bagi bangsa kita. Ini momentum yang tepat bagi kita di tengah kecenderungan masyarakat yang ingin memaksakan penyeragaman budaya hidup. Melalui perayaan ini saya justru hendak mengajak kita merayakan kekayaan budaya tersebut seraya merajutnya menuju pemulihan dan kebangkitan Indonesia,” urai dia.
Hal ini, lanjut Gomar, seharusnya menjadi komitmen umat Tuhan di seluruh penjuru tanah air untuk bersatu dalam perbedaan, menghadirkan Indonesia yang satu, Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.
“Saya ucapkan Selamat Ulang Tahun dan kiranya Tuhan senantiasa menyertai perjalanan pelayanan Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir di Indonesia pada masa-masa mendatang demi kemuliaan nama Tuhan,” tutupnya. (*)







