JAKARTAPEDIA.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan sinergi yang telah terjalin dengan Bank Indonesia (BI) mampu memperkuat ekosistem perfilman yang lebih kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi dalam perekonomian,” kata Rano dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan menuturkan pengembangan industri perfilman merupakan bagian penting dalam mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan di Jakarta.
“Industri perfilman tidak hanya menjadi ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda, tetapi juga memiliki multiplier effect yang besar terhadap sektor lain, seperti pariwisata, kuliner, transportasi, hingga hospitality,” ujar Iwan.
Oleh karena itu, kata dia, BI DKI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, termasuk melalui penyelenggaraan “Jakarta Youth Film Festival”.
Lebih lanjut, dia berharap sinergi dengan Pemprov DKI menjadi model kolaborasi yang dapat diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara nasional.
Ke depannya, Kantor Perwakilan BI DKI bersama Pemprov DKI berkomitmen mengintensifkan sinergi serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Upaya tersebut diarahkan untuk mempercepat pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan peran subsektor perfilman sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
Sementara itu, Yayasan Ruang Sinema Jakarta memaparkan perkembangan penyelenggaraan “Jakarta Youth Film Festival” (JYFF) 2026, dengan total 178 karya film yang telah terdaftar dalam Lensa Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa, serta 64 proposal dalam Jakarta Film Fund hingga akhir April 2026.
Capaian tersebut mencerminkan besarnya potensi talenta kreatif muda Jakarta yang terus berkembang dan perlu didukung melalui kolaborasi lintas sektor.
JYFF 2026 pun dinilai sebagai salah satu ruang strategis bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, mengasah kompetensi, serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif dan berdaya saing melalui tema “Jakarta Kota Kita”. (ra/ist)





