JAKARTAPEDIA.co.id | KOTA BEKASI – Seorang warga Kota Bekasi kehilangan duit senilai Rp 66 juta setelah mengunduh aplikasi KTP digital palsu yang dikirimkan orang mengaku sebagai petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi.
Mulanya, korban menerima telepon dari orang tak dikenal, mengatakan identitas kependudukan digital (IKD) yang telah terinstal sedang bermasalah. Penasaran, korban mengecek. Benar, aplikasi tak bisa diakses.
Korban kemudian dipandu oleh orang lain. Korban percaya, karena ketika menginstal juga dipandu oleh orang yang mengaku dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang berdinas di Kecamatan Jatisampurna.
Korban lalu mengunduh aplikasi melalui situs digitalktp.online. Rupanya aplikasi itu palsu. Melalui aplikasi yang telah terinstal, korban mengikuti seluruh arahan sampai akhirnya ponselnya terinstal sendiri.
Setelahnya, duit tabungannya yang mencapai puluhan juga rupiah lenyap.
Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Taufiq Hidayat, memastikan tidak ada anak buahnya yang dengan sengaja menghubungi warga untuk mengkonfirmasi identitas diri seseorang.
“Kami pastikan tidak pernah ada petugas dukcapil yang secara sengaja menghubungi masyarakat dan kami juga tidak punya kontak person masyarakat satu persatu,” kata Taufiq Hidayat, seperti dilansir pada Jumat (8/8/2025).
Dirinya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan bijak dalam menerima pesan, terutama yang tiba-tiba meminta atau mengonfirmasi data pribadi yang masuk melalui handphone.
Jika menerima pesan semacam itu, sebaiknya segera menghubungi Dukcapil terlebih dahulu untuk memastikan kebenarannya. (ist/bp)







