Wadidaw! Polisi Gadungan Dibekuk Polisi Saat Melamar Janda TikTok

oleh -
Ilustrasi. (ist)

JAKARTAPEDIA| KEDIRI – Seorang pria asal Kediri, Jawa Timur, harus menelan pil pahit setelah aksi nekatnya menyamar sebagai polisi demi melamar seorang janda yang aktif di media sosial justru berakhir di kantor polisi sungguhan.

Pelaku bernama Doni Setiawan mengenal sang pujaan hati, RS (Rika Novita Sari), warga Kecamatan Bendo, Magetan, lewat aplikasi media sosial TikTok.

Dari situ, hubungan mereka berkembang cepat, seperti balasan komen di video tiktok.

Bahkan supaya tampak meyakinkan, Doni mengaku sebagai anggota Satreskrim Polres Kediri.

Bukan main, dia pun tampil penuh wibawa dan gaya seolah penegak hukum, lengkap dengan jargon ala sinetron kriminal.

Namun, drama cinta ini berubah jadi episode “sidang pembuktian” saat prosesi lamaran pada Minggu (27/7/2025) kemarin.

Keluarga memintanya menunjukkan kartu anggota Polri, dan Doni pun kelabakan dan tiba-tiba gagap menjawab. Alih-alih menunjukkan kartu identitas, ia malah menunjukkan KTP biasa, dan bahkan itu pun agak buram.

“Katanya polisi, tapi enggak bisa nunjukin identitas. Masa iya polisi lupa bawa kartu anggota pas lagi lamaran? Kayak lupa bawa dompet pas traktiran,” ujar RS, masih kesal tapi sedikit geli, saat ditemui di Mapolsek Bendo, Selasa (29/7/2025).

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Bendo datang ke lokasi bersama bintara Pembina desa (Babinsa).

Doni pun langsung ‘diamankan dengan cinta’, alias dibawa ke kantor polisi, tapi bukan untuk dinikahkan melainkan untuk mempertanggungjawabkan kelakuannya tersebut.

Sementara itu Kapolsek Bendo, AKP Agus Suparno, membenarkan kejadian tersebut.

“Kami telah mengamankan pelaku dan barang bukti berupa kendaraan. Saat ini masih kami periksa lebih lanjut. Bisa jadi, dia bukan hanya pelaku cinta, tapi juga penipuan,” ujarnya.

Polisi kini tengah mendalami apakah Doni juga pernah melamar janda-janda lain dengan modus serupa.

Sementara itu, akun TikTok-nya kemungkinan akan disita sebagai barang bukti dan netizen pun siap-siap jadi juri.

AKP Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menjalin hubungan dengan orang yang baru dikenal lewat media sosial.

“Jangan cuma lihat seragam, lihat juga KTP-nya dan kartu identitas anggota jika mengaku sebagai aparat hukum. Jangan sampai cinta buta berujung surat laporan,” tegasnya. (brs/ist)

“Dibuka Kesempatan Bergabung Menjadi Wartawan Biro Jawa Timur, Jika Berminat Silahkan WA ke 0877-6460-1861”