TALAUD/SULUT | JAKARTAPEDIA.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud dari partai Gerindra, Muhamad Sarifudin Kofia, SH, MH mendesak Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, segera turun lapangan untuk memantau dan melihat langsung terkait dugaan permainan harga tiket kapal luat.
“Yang terjadi di pelabuhan Kota Manado perjalanan Rote, transporasi kapal dari Manado ke Kabupaten Kepulauan Talaud, harus ditindak tegas oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dalam hal ini Bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey karena sudah ada hantu mafia laut yang menaikan harga tiket setinggi langit,” demikian disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud Muhamad Sarifudin Kofia, SH, MH saat ditemui wartawan JAKARTAPEDIA di rumah kediamannya Kelurahan Maasing Lingkungan 2, Kecamatan Tuminting, Kota Manado yang meminta Gubenur Sulut harus segera tindak tegas para mafia yang menaikkan harga tiket kapal laut tersebut.
Dia menjelaskan, tarif kapal laut dengan fasilitas kamar biasanya normal penjualan tiket Rp600.000 per kamar. “Sangat disayangkan harga tiket kapal laut naik. Faktanya sekarang penjualan 1 kamar untuk tujuan Kabupaten Kepulauan Talaud seharga Rp1.000.000 sampai Rp1.500.000,” kata Kofia.
Belum lagi, sambung politisi dari Partai Gerindra ini, bahwa jadwal keberangkatan kapal laut dari pelabuhan Manado sering molor berjam-jam. Masyarakat Kepulauan Talaud merasa dirugikan terkait tindakan ini.
“Akibat keterlambatan keberangkatan, jatah makan minum penumpang ikut terlambat. Diduga ada indikasi permainan demi mendapatkan keuntungan lebih,” ungkap Kofia.
Tentunya dengan kondisi tersebut, dia merasa prihatin dan harus menjadi perhatian karena sangat merugikan masyarakat Talaud. Apalagi, mereka yang ekonominya pas-pasan.
“Saya anggap Satbandar Pelabuhan Manado KSOP bersama oknum pemilik kapal sudah memainkan harga tiket jadi naik hingga merugikan masyarakat Talaud,” jelasnya lagi.
Dia mengaku sebagai Wakil Rakyat Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud sangat kecewa dengan tindakan oknum Pelabuhan Manado yang sangat tidak terpuji menaikan harga tiket gila-gilaan membuat masyarakat menjerit,” ungkap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud ini.
Untuk itu, dia berencana akan melaporkan kondisi tersebut ke Kementerian Perhubungan Pusat agar bisa dibasmi tegas oknum-oknum perusahaan pemilik kapal yang sering membuat permainan kotor.
“Diduga kuat ada permainan bisnis kepentingan pribadi bersama Satbandar ( KSOP) pelabuhan Manado,” ujar Kofia. (nixon)





