JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas, lintas agama, dan kelompok masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 atau lima abad Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (17/7/2026), mengatakan perayaan lintas budaya dan agama itu tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat harmoni serta menunjukkan Jakarta sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya.
Salah satu kegiatan yang telah digelar sebelumnya, yaitu penampilan paduan suara Christmas Carol yang melibatkan sekitar 1.000 peserta di Bundaran HI.
Rangkaian kegiatan serupa dilanjutkan melalui perayaan Imlek, parade ogoh-ogoh, Ramadhan, Festival Beduk, hingga Waisak.
“Sesungguhnya, ini merupakan bentuk kolaborasi dan kecintaan masyarakat Jakarta terhadap kotanya,” kata Rano.
Kemudian, bertepatan dengan peringatan lima abad Jakarta, Rano menargetkan sedikitnya 500 anggota Swara Jakarta 80 tampil di kawasan Bundaran HI pada 2027. “Saya minta tahun depan Swara Jakarta 80 tampil di Bundaran HI dengan minimal 500 orang,” ujar Rano.
Swara Jakarta 80 merupakan komunitas paduan suara yang beranggotakan alumni lintas SMA se-Jabodetabek angkatan 1980-1989.
Komunitas binaan Rano tersebut membawakan lagu-lagu populer era 1980-an serta lagu tradisional Betawi dengan aransemen modern
Dia pun mendorong komunitas paduan suara Swara Jakarta 80 untuk membentuk kelompok di lima wilayah kota administrasi.
Langkah tersebut diharapkan membuka lebih banyak ruang berkesenian sekaligus mempererat kebersamaan warga melalui musik.
Menurut Rano, Swara Jakarta 80 mendapat sambutan positif setelah tampil pada kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).
Dia menilai kehadiran komunitas itu mampu menghadirkan hiburan yang dekat dengan masyarakat sekaligus menghidupkan ruang publik Jakarta.
Lebih lanjut, dia menambahkan antusiasme terhadap komunitas serupa juga muncul di wilayah lain.
Oleh sebab itu, Rano berharap Swara Jakarta 80 tidak hanya berkembang di Jakarta Selatan, tetapi juga hadir di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
“Bila memungkinkan, saya ingin jumlahnya mencapai 1.000 orang agar gaung paduan suara benar-benar terasa,” ungkap Rano. (ig/ist)
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya dengan ikuti kanal WhatsApp JAKARTAPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.






