Kemendagri Dorong Optimalisasi Realisasi Pendapatan Jakarta

oleh -
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026). (ist/ant)

JAKARTAPEDIA.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan realisasi pendapatan DKI Jakarta harus ditingkatkan, mengingat realisasi tersebut per Maret 2026 baru mencapai 9,67 persen.

“Masih perlu ditingkatkan, di mana realisasi pendapatan per 6 Maret baru 9,67 persen dan realisasi belanjanya baru 8,6 persen,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Teguh Setyabudi dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026).

“Walaupun mungkin nantinya di akhir tahun akan tercapai, tapi ini bulan sudah April, tolong menjadi perhatian terkait realisasi pendapatan dan realisasi belanja pada APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) DKI tahun anggaran 2026,” tambah Teguh.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan APBD 2026 sebesar Rp81,32 triliun, atau mengalami penurunan dibandingkan 2025 yang mencapai Rp91,86 triliun.

Penurunan nilai APBD itu terutama disebabkan turunnya pendapatan dari Transfer ke Daerah (TKD) yang dialokasikan Pemerintah Pusat, dari yang sebelumnya Rp26,14 triliun pada Tahun Anggaran 2025 menjadi Rp11,16 triliun pada Tahun Anggaran 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh juga menyampaikan terkait perencanaan pembangunan di DKI Jakarta yang tidak terlepas dari bagian perencanaan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, visi-visi pemerintah pusat yang terkandung dalam Asta Cita harus benar-benar dijiwai dalam visi DKI Jakarta 2025-2029, yakni Jakarta kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan dan juga menyejahterakan seluruh warganya.

“Kami berharap juga ada dorongan inovasi, akselerasi pada program unggulan dan kolaborasi sinergi, itu menjadi hal yang sangat penting. Pastikan RKPD tahun 2027 secara nyata mendukung dan berkontribusi terhadap pencapaian proyek strategis nasional,” ungkap Teguh.

Dia pun berpesan agar Pemprov DKI memastikan seluruh substansi RKPD 2027 selaras dengan RPJMD 2025-2029. (ant/jek)