Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Pendatang Harus Siap Kerja, Pramono: Jangan Jadi Beban Kota

oleh -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo kembali mengingatkan para pendatang agar memiliki kemampuan kerja sebelum datang ke ibu kota.

Hal ini ditegaskan guna mencegah munculnya persoalan sosial akibat urbanisasi tanpa persiapan.

Dalam keterangannya di Balai Kota Jakarta, Pramono menekankan bahwa Jakarta terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari penghidupan, namun tetap mensyaratkan kesiapan individu, terutama dari sisi keterampilan dan kemampuan kerja.

“Jakarta mensyaratkan orang untuk bekerja dengan kapabilitas yang sesuai kebutuhan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak akan menggelar operasi yustisi terhadap pendatang. Kebijakan tersebut menegaskan pendekatan yang lebih persuasif dibandingkan represif.

Namun, Pramono menegaskan, penertiban tetap akan dilakukan bagi pendatang yang tidak memiliki kemampuan dan berpotensi menjadi beban kota. Ia menilai, urbanisasi tanpa bekal justru akan memperparah persoalan perkotaan.

“Jakarta terbuka bagi siapa saja, tetapi yang datang harus siap bekerja keras dan memiliki kemampuan,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboebakar Alhabsyi mendorong Pemprov untuk memperkuat pendataan serta pengawasan administrasi kependudukan.

Ia juga menilai pentingnya edukasi kepada calon pendatang mengenai kondisi riil lapangan kerja dan tingginya biaya hidup di Jakarta.

Menurutnya, urbanisasi tanpa perencanaan hanya akan memicu peningkatan angka pengangguran serta bertambahnya kawasan permukiman tidak layak huni.

“Kota ini terbuka bagi siapa pun, tetapi perlu dijaga agar tetap tertib dan layak bagi seluruh warganya,” ujarnya. (ig/ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *