JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengembangkan Rumah Sakit Sumber Waras menjadi rumah sakit bertaraf internasional yang berfokus pada layanan kanker dan jantung.
Fasilitas kesehatan yang berlokasi di Jakarta Barat itu diproyeksikan menjadi pusat rujukan medis berstandar global.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari komitmennya sejak masa kampanye pemilihan kepala daerah.
Menurut dia, pengembangan RS Sumber Waras juga menjadi upaya melanjutkan program yang belum sepenuhnya terealisasi pada era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama.
“Rumah Sakit Sumber Waras yang dirintis sejak masa Pak Ahok kini sudah tuntas secara administrasi. Selanjutnya, kami akan memulai pembangunan rumah sakit internasional khusus kanker dan jantung,” ujar Pramono di Jakarta.
Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta telah mengusulkan pembangunan RS Sumber Waras sebagai Proyek
Strategis Nasional (PSN) kepada Presiden Prabowo Subianto. Usulan tersebut, kata dia, juga telah memperoleh dukungan dari Kementerian Kesehatan serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Meski demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta tetap akan merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut meskipun penetapan status PSN belum diputuskan pemerintah pusat.
Ia juga memastikan seluruh persoalan hukum terkait RS Sumber Waras telah selesai. Sebelumnya, rumah sakit ini sempat menjadi sorotan publik terkait dugaan korupsi pembelian lahan pada 2015.
Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan tidak ditemukan unsur perbuatan melawan hukum dalam proses pembelian lahan tersebut, sebagaimana hasil pemeriksaan setelah laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta diserahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. (ist/ant)





