JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan tetap memantau ketersediaan pangan jelang Imlek, Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah meski stok dipastikan aman.
“Kami bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta melakukan sejumlah kegiatan, seperti monitoring rutin ketersediaan dan harga pangan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta Uus Kuswanto di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Salah satu kebutuhan yang akan terus dimonitor ketersediaan dan harganya adalah elpiji (LPG) 3 kilogram.
Uus memastikan bahwa pihaknya akan memantau secara langsung untuk hal ini.
LPG 3 kilogram merupakan kebutuhan yang banyak digunakan untuk masyarakat menengah ke bawah serta sering dipergunakan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan pemantauan rutin bersama TPID guna mengetahui perkembangan harga, ketersediaan dan informasi mengenai pangan.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan subsidi pangan untuk masyarakat yang membutuhkan, melakukan kampanye bijak belanja dan tidak melakukan “panic buying” hingga melakukan “urban farming”.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menginformasikan terkait pangan di ibu kota melalui aplikasi JAKI yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat hingga melakukan kerja sama antar daerah serta B2B (Business to Business) oleh BUMD Pangan. (ig)





