JAKARTAPEDIA.co.id – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur mengerahkan ratusan truk untuk mengangkut sampah di Pasar Induk Kramat Jati guna memaksimalkan proses pengangkutan.
“Sudah hampir 168 kendaraan yang sudah mengangkut sampah di Pasar Induk Kramat Jati ini untuk proses pengangkutan,” kata Kepala Satuan Pelaksana Sudin LH Kecamatan Kramat Jati Dwi Firmansyah di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Dia pun memastikan pihaknya terus memaksimalkan pengangkutan sampah di Pasar Induk Kramat Jati setelah sejumlah armada selesai menjalani perbaikan dan pemeliharaan.
Menurut dia, Pasar Induk Kramat Jati setiap hari menghasilkan timbulan sampah yang sangat besar, yakni mencapai 180 hingga 200 ton per hari, yang didominasi sampah organik.
Selama ini, kata dia, pengangkutan sampah dilakukan secara rutin setiap hari tanpa libur, namun keterbatasan armada sempat menjadi tantangan, terutama saat sejumlah kendaraan harus masuk masa perbaikan pada akhir November hingga Desember.
“Lima kendaraan yang selama ini di-plotting ke Pasar Induk harus menjalani perbaikan. Saat itu, kendaraan yang beroperasi hanya enam sampai tujuh unit,” ujar Dwi
Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan angkut yang tidak sebanding dengan jumlah timbulan sampah. Defisit pengangkutan pun meningkat hingga empat sampai enam kendaraan per hari.
Upaya perbantuan dari wilayah lain juga belum optimal karena satuan pelaksana di wilayah lain mengalami kendala armada serupa.
Meski demikian, Sudin LH Jakarta Timur tetap berupaya mengendalikan kondisi tersebut dengan berbagai skema, mulai dari pengangkutan dua rit hingga penataan ulang armada yang tersedia.
“Sekarang, kendaraan sudah selesai perbaikan dan pemeliharaan, sehingga pengangkutan bisa kita maksimalkan kembali,” ucap Dwi.
Dia menambahkan pengerahan armada secara masif dalam beberapa hari terakhir merupakan bagian dari upaya percepatan pengangkutan sampah agar kondisi Pasar Induk Kramat Jati kembali bersih dan terkendali





