Gubernur Pramono: Kolaborasi dengan Visa Perkuat Daya Saing Bank Jakarta

oleh -
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Lippo Mal Kemang, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026). Peluncuran ini menandai langkah awal transformasi Bank Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan menuju standar global.

Gubernur Pramono menyatakan, kerja sama dengan Visa menunjukkan pengelolaan Bank Jakarta yang semakin profesional.

Melalui jaringan Visa, kartu debit Bank Jakarta dapat digunakan untuk transaksi di berbagai negara. “Ini menunjukkan bahwa Bank Jakarta dikelola semakin profesional. Dengan bekerja sama dengan Visa, transaksi bisa dilakukan di mana saja,” ujar Pramono dalam siaran persnya yang dilayangkan pada Selasa (6/1/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kepercayaan penuh kepada Direksi dan Komisaris Bank Jakarta untuk menjalankan pengelolaan bank secara independen tanpa intervensi.

Menurut Pramono, kepercayaan publik menjadi fondasi utama dalam mendorong transformasi bank milik daerah agar lebih sehat, profesional, dan berdaya saing.

Jaringan Visa memungkinkan Kartu Debit Visa Bank Jakarta digunakan di lebih dari 200 negara. Dengan pengembangan tersebut, Pramono berharap layanan Bank Jakarta semakin andal, aman, serta mampu memberikan kemudahan bertransaksi bagi masyarakat hingga tingkat internasional.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, Kartu Debit Visa Bank Jakarta benar-benar bisa dipercaya untuk kelas global,” katanya.

Pramono juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kualitas layanan agar tidak muncul persoalan teknis yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat.

Selain itu, ia berharap Bank Jakarta dapat berperan lebih besar dalam mendukung digitalisasi layanan publik, termasuk integrasi sistem pembayaran transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Menurutnya, integrasi pembayaran transportasi akan memperkuat basis data Bank Jakarta dan menjadi keunggulan kompetitif dibandingkan perbankan lainnya.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memastikan seluruh proses transformasi Bank Jakarta berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jika sistem transportasi dapat terintegrasi dengan Bank Jakarta, kekuatan basis data akan sangat besar dan menjadi aset penting bagi pengembangan bank ke depan,” tutupnya. (ig/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *