JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencairkan Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) untuk periode November 2025. Bantuan tersebut diberikan kepada penerima manfaat Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
Dinas Sosial DKI Jakarta mencatat sebanyak 196.451 warga menerima bansos PKD bulan ini. Rinciannya, 21.281 penerima KAJ, 156.069 penerima KLJ, dan 19.101 penerima KPDJ. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp300.000 sebagai dana top-up.
Selain itu, pemerintah juga menambah 19.547 penerima baru sebagai bagian dari perluasan perlindungan sosial.
“Dinas Sosial juga akan menyalurkan bantuan kepada penerima baru yang jumlahnya 19.547 orang sebagai perluasan jangkauan perlindungan sosial,” ujar Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Iqbal menjelaskan, proses distribusi kartu ATM bagi penerima baru dilakukan secara bertahap. Mereka akan menerima bantuan mulai periode November 2025 tanpa pembayaran rapel dari bulan sebelumnya.
Menurutnya, penyaluran bantuan juga akan dievaluasi berkala untuk memastikan penerima tetap sesuai kriteria dan kondisi sosial ekonomi yang berlaku.
Iqbal menegaskan, pencairan bansos PKD merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat dukungan bagi kelompok rentan.
“Kami ingin memastikan masyarakat seperti lansia, anak usia dini, dan penyandang disabilitas tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial. Bantuan ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemprov DKI melalui Dinas Sosial terus memperbaiki validasi data agar penyaluran bansos berjalan transparan dan tepat sasaran melalui proses pemadanan data dan verifikasi lapangan.
“Kami percaya dengan keterlibatan seluruh pihak, penyaluran bansos dapat berlangsung lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Harapannya kesejahteraan warga Jakarta meningkat menuju kota yang kuat, aman, dan sejahtera,” kata Iqbal. (jek/bj)






