JAKARTAPEDIA.co.id – Udara Jakarta pada Selasa (18/11/2025) pagi terasa berbeda. Sejak matahari mulai naik, langit tampak lebih cerah dan hembusan angin pagi membawa udara yang jauh lebih segar dibanding hari-hari sebelumnya.
Data dari laman pemantau kualitas udara IQAir yang diperbarui pukul 06.00 WIB menunjukkan bahwa kualitas udara Ibu Kota berada pada kategori baik.
Menurut IQAir, indeks kualitas udara Jakarta berada di angka 34. Konsentrasi polutan PM2,5 tercatat 34,1 mikrogram per meter kubik—angka yang dinilai memenuhi panduan kualitas udara tahunan WHO. Kondisi ini membuat warga dapat beraktivitas di luar rumah tanpa kekhawatiran berlebih terkait paparan polusi.
Beberapa warga yang biasa berolahraga pagi mengaku merasakan perbedaan tersebut. Sebagian bahkan memilih membuka jendela rumah lebih lebar untuk membiarkan udara segar masuk dan mengalir ke seluruh ruangan.
Namun, situasi ini tidak merata di seluruh wilayah. Pada jam yang sama, Bogor menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia dengan skor 91, atau berada pada kategori sedang.
Di Jakarta sendiri, data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menunjukkan adanya variasi kualitas udara antarwilayah.
Seperti Pulau Panggang tercatat sebagai lokasi dengan udara terbersih melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sebesar 16. Sebaliknya, Pondok Ranggon berada di posisi terbawah dengan ISPU 63.
Meski kondisi udara Jakarta pagi ini cukup menjanjikan, para pakar tetap mengingatkan bahwa fluktuasi kualitas udara dapat terjadi sewaktu-waktu. Untuk saat ini, setidaknya warga dapat menikmati sejenak kesempatan bernapas lebih lega. (pede)
“Anda Ingin Kerjasama Publikasi Artikel/Berita Promosi dengan Backlink. Biayanya Hanya Rp 200.000, Silahkan WA ke 0877-6460-1861″






