Gubernur optimistis angka ini akan terus meningkat berkat kemudahan dan kepastian yang ditawarkan oleh digitalisasi. Ia juga meyakini lomba digitalisasi ini akan memberikan manfaat, terutama bagi para pedagang, pembeli, dan juga Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, ia juga berharap lomba digitalisasi pasar benar-benar akan membuat pasar-pasar di Jakarta semakin hidup.
“Mudah-mudahan ini adalah awal yang baik bagi proses transparansi kita, semakin sedikit ruang abu-abu itu ada,” ucapnya.
Sementara itu Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Perumda Pasar Jaya dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, lomba digitalisasi ini juga menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan status kota Jakarta sebagai kota global dan berbudaya.
“Sesuai dengan arahan Bapak Gubernur, tujuan dari lomba digitalisasi pasar ini adalah dalam rangka pertama mendorong literasi keuangan di kalangan pedagang pasar,” kata Agus Himawan.
Selain itu, lomba digitalisasi ini juga untuk mempercepat masuknya pedagang pasar ke ekosistem perbankan dan digital, memberikan keamanan dan kenyamanan bertransaksi, mempermudah pedagang untuk mengakses pembiayaan dari bank mitra, dan meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pasar.
Adapun aspek yang dinilai dalam perlombaan ini yakni penilaian aspek pasar dan penilaian digitalisasi perbankan.
Pelaksanaan lomba digitalisasi pasar ini melibatkan lima bank, meliputi Bank Jakarta, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BRI, dan Bank BNI, serta 20 pasar di lima wilayah kota Jakarta.
Melalui lomba digitalisasi pasar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi digital di kalangan pedagang pasar, namun juga untuk membangun pasar yang lebih tertib, modern, dan efisien dalam pengelolaan maupun pelayanannya.
“Sehingga dapat tercipta sinergi antara tradisi dan teknologi, antara kearifan lokal dan kemajuan zaman, serta dapat menjadikan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan,” lanjutnya.

