Polisi Akhirnya Bekuk Koboi yang Arogan di Jalan Tol

oleh -
Video viral di sosial media, seorang pria arogan beraksi layak koboi memegang senpi mengancam pengendara lain yang menyalib kendaraan yang dikemudinya sedang diusut oleh Polda Metro Jaya. (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – Polisi berhasil menangkap koboi jalanan yang mengendarai Mazda dengan pelat nomor mobil dinas polri 10011-VII. Aksi pelaku saat mengacungkan pistol dan menganiaya sopir taksi online di Jakarta Barat itu sebelumnya viral di media sosial.

“(Pelaku) tertangkap team gabungan Polda Metro Jaya. Dit Krimum, Dit Krimsus dan Polres Jakarta Barat,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, Jumat (5/5/2023).

Hengki menjelaskan pelaku diciduk di apartemen M-Town Residences, Gading Serpong.

Lebih lanjut, Hengki menyebut pihaknya malam ini akan merilis langsung kasus koboi jalanan yang bikin geger tersebut malam ini. Konferensi pers akan disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.

“TSK (tersangka) koboi akan dirillis malam ini oleh Kapolda,” katanya.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto telah memerintahkan jajarannya untuk mencari dan menangkap pelaku.

Tindakan arogan yang dilakukan pelaku terhadap sopir taksi online Hendra (42) ini sempat terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

“Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan jajaran reserse untuk segera mencari dan menangkap,” ujar Karyoto.

Video terkait peristiwa ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram milik Wakil Ketua Kok III DPR RI Ahmad Sharoni. Dalam video pelaku nampak menggunakan mobil dengan pelat nomor dinas Polri Polda Metro Jaya.

Pelaku diduga melakukan perbuatan tersebut karena tak terima laju kendaraannya dipotong oleh mobil korban. Pria tersebut lantas turun dari mobilnya, memaki, memukul, sambil menenteng pistol.

“Udah motong gue gob*** an**** lu enggak ada sori-sorinya,” kata pelaku dikutip dari video tersebut, Jumat (5/5/2023).

Terpisah rekan korban yang mengaku bernama Panjul menyebut Hendra hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan terkait peristiwa yang menipanya kepada awak media.

Alasannya, karena yang bersangkutan masih dalam keadaan syok.

“Lagi agak syok,” kata Panjul dalam sambungan telepon, Jumat (5/5/2023).

Kendati begitu ia bersama Hendra rencananya hendak melaporkan peristiwa ini ke Polda Metro Jaya.

“Lagi siap-siap bikin LP, sudah di Polda jadinya untuk saat ini belum bisa ngasih wawancara dulu ya,” pungkasnya. (ist/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *