JAKARTAPEDIA.co.id – Jumlah pasien COVID-19 di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kramat Jati cenderung turun, setelah berakhirnya libur Lebaran, Minggu (16/5/2021).
“Selama periode 12-20 Mei 2021 dari kapasitas 100 pasien COVID-19, kami baru menerima delapan pasien,” kata Kasie Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, drg. Cut Yulia Irwani di RSUD Kramat Jati, Jumat (21/5/2021).
Bahkan, menurut Julia, turunnya jumlah pasien COVID-19 di RSUD Kramat Jati terpantau sejak memasuki bulan Ramadhan. “Jadi memang kasus pasien COVID-19 ini cenderung menurun sejak dimulainya pemberian vaksinasi,” ujar Yulia.
Menurut Yulia, bahkan untuk kasus kematian dalam seminggu ini pun sudah tidak ada lagi. “Dulu bisa sekitar 20-an pasien positif COVID-19 per hari yang dirawat di sini sebelum vaksin dimulai,” tutupnya.
Biasanya pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Kramat Jati karena mengalami gejala sedang sampai berat dengan rata-rata usia dewasa.
Yulia juga menduga turunnya jumlah pasien COVID-19 dikarenakan program vaksinasi yang telah dilakukan pemerintah berjalan efektif.
Selain itu, program larangan mudik dan penerapan protokol kesehatan membuat angka kasus positif COVID-19 dapat ditekan, jelasnya.
Meski mengalami penurunan jumlah pasien, RSUD Kramat Jati tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan COVID-19.
Yulia juga berharap pandemi segera berakhir, apalagi dengan semakin diterapkannya gaya hidup sehat di masyarakat seperti ditekankan pemerintah. (dra)





