JAKARTAPEDIA.co.id – Motif mozaik menjadi salah satu pilihan untuk menghadirkan aksen dekoratif pada interior rumah. Permainan pola dan warna pada keramik mozaik dapat memberikan karakter berbeda pada ruang, terutama jika ditempatkan pada area yang tepat.
Praktisi interior dari Platinum Ceramics Industry, Jali Wijaya, mengatakan penggunaan keramik motif mozaik tidak harus memenuhi seluruh bidang dinding.
Penempatan pada area tertentu justru dapat membuat motif lebih menonjol sekaligus menjaga keseimbangan visual ruangan.
Menurut Jali, area seperti backsplash dapur, dinding kamar mandi, maupun sudut tertentu di dalam rumah dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan aksen.
“Mozaik tidak harus memenuhi seluruh bidang untuk memberikan karakter pada ruang. Justru dengan menempatkannya pada area tertentu, seperti backsplash dapur atau aksen dinding kamar mandi, motif mozaik dapat menjadi focal point,” ujar Jali Wijaya, Jumat (25/9/2026).
Ia menjelaskan, komposisi yang tepat dapat mengubah bidang yang sebelumnya terlihat biasa menjadi titik perhatian atau focal point.
Dengan demikian, penggunaan motif dekoratif tetap dapat memberikan karakter kuat tanpa membuat tampilan interior terasa berlebihan.
Salah satu hal yang turut berkembang adalah aspek kepraktisan dalam pemasangan. Jika sebelumnya keramik mozaik identik dengan kepingan-kepingan kecil yang harus disusun satu per satu, kini tersedia format yang membuat proses aplikasinya lebih sederhana.
Keramik motif mozaik berukuran 25×40 sentimeter, misalnya, telah tersedia dalam satu keping dengan tampilan motif mozaik.
Model tersebut memungkinkan proses pemasangan dilakukan lebih praktis tanpa harus menyusun kepingan kecil secara konvensional.
Pendekatan ini tidak hanya memudahkan proses pemasangan, tetapi juga membantu menghasilkan susunan motif yang lebih konsisten pada bidang yang diaplikasikan.
Selain kepraktisan, karakter permukaan keramik juga menjadi pertimbangan. Permukaan glossy, misalnya, dapat memberikan tampilan yang lebih mengilap sekaligus relatif mudah dibersihkan dan dirawat.
Memilih Warna Sesuai Karakter Ruang
Jali menilai pemilihan warna menjadi bagian penting ketika menggunakan motif mozaik. Warna dan pola tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga dapat memengaruhi suasana serta karakter visual sebuah ruang.
Warna biru dan hijau, misalnya, dapat memberikan kesan yang lebih segar. Sementara warna pastel seperti pink dapat digunakan untuk membangun suasana yang lebih hangat.
Adapun warna harmoni dan abu-abu cenderung lebih fleksibel untuk dipadukan dengan beragam pilihan furnitur maupun warna interior.
“Kunci menggunakan motif mozaik agar ruang tetap terasa seimbang adalah memilih warna dan motif yang selaras dengan suasana serta karakter ruang yang ingin dibangun,” kata Jali.
Menurutnya, penggunaan motif mozaik secara terukur dapat menjadi salah satu pendekatan bagi pemilik hunian yang ingin menambahkan elemen dekoratif tanpa mengubah keseluruhan tampilan menjadi terlalu ramai.
Dengan menempatkan keramik mozaik pada area strategis, seperti dapur atau kamar mandi, pemilik rumah dapat menciptakan titik aksen yang memperkuat karakter ruang sekaligus mempertahankan harmoni dengan elemen interior lainnya.
Tren tersebut menunjukkan bahwa elemen dekoratif pada interior tidak selalu harus hadir dalam skala besar.
Pemilihan bidang, motif, warna, serta kemudahan pemasangan menjadi bagian yang dapat dipertimbangkan untuk menghasilkan tampilan ruang yang fungsional sekaligus memiliki karakter. (ist/bp)
“Kami punya paket publikasi digital untuk membantu meningkatkan awareness bisnis Bapak/Ibu di Bekasi Raya. Paketnya sudah termasuk artikel, foto, distribusi media sosial dan opsi video. Untuk info kerjasama hubungi WhatsApp: 0877-6460-1861″
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya dengan ikuti kanal WhatsApp JAKARTAPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.







