Cara Lindungi Akun WhatsApp dari Peretas, Ini 6 Langkahnya

oleh -
oleh
WhatsApp (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – WhatsApp memiliki beragam fitur keamanan dan privasi yang dapat digunakan untuk memberikan perlindungan lebih pada akun, aplikasi, hingga percakapan.

Pengguna dapat menyesuaikan sejumlah pengaturan, mulai dari autentikasi tambahan, penguncian aplikasi dan chat, sampai pembatasan informasi pribadi yang bisa dilihat pengguna lain.

Pengaturan tersebut tidak hanya berguna untuk mencegah akun diambil alih. Pengguna juga dapat membatasi akses orang lain terhadap aplikasi ketika perangkat berada di tangan mereka serta mengurangi informasi pribadi yang terbuka bagi kontak maupun pengguna lain.

Berikut ini sejumlah pengaturan keamanan dan privasi WhatsApp yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

6 Pengaturan WhatsApp yang Bikin Aplikasi Lebih Aman

1. Aktifkan verifikasi 2 langkah
Verifikasi dua langkah dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan untuk akun WhatsApp.

Fitur ini berbeda dari kode pendaftaran yang dikirimkan melalui SMS atau panggilan telepon saat pengguna mendaftarkan nomor.

WhatsApp juga telah memperbarui sistem verifikasi dua langkah. Pada akun yang sudah memperoleh pembaruan tersebut, PIN enam digit yang sebelumnya digunakan digantikan dengan kata sandi yang lebih panjang.

Kata sandi tersebut dapat menggunakan kombinasi huruf, angka, dan karakter khusus sehingga memberikan pilihan perlindungan tambahan bagi pengguna.

Untuk mengatur fitur ini, pengguna dapat membuka pengaturan klik akun pilih verifikasi dua langkah.

2. Gunakan passkey untuk lapisan keamanan tambahan
Passkey dapat digunakan sebagai lapisan keamanan tambahan ketika pengguna perlu masuk kembali ke akun WhatsApp.

Fitur ini memanfaatkan sistem keamanan yang sudah tersedia pada perangkat, seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau kode kunci layar.

Dalam pembaruan keamanan yang dipublikasikan pada Agustus 2026, WhatsApp menyebut lebih dari 1 miliar orang telah menggunakan passkey.

Pengguna Android dan iOS juga dapat menambahkan lebih dari satu passkey ke akun mereka. Pengaturan passkey dapat ditemukan melalui pengaturan klik akun dan pilih passkeys.

3. Nyalakan kunci aplikasi
Kunci aplikasi berfungsi membatasi akses terhadap WhatsApp ketika ada orang lain yang mencoba membuka aplikasi pada perangkat pengguna.

Pada WhatsApp Web, misalnya, fitur tersebut akan meminta kata sandi ketika aplikasi dibuka setelah terkunci. Pengguna dapat mengaktifkannya melalui settings klik privacy pilih app lock, kemudian membuat kata sandi yang akan digunakan untuk membuka aplikasi.

Pilihan durasi penguncian otomatis serta detail perilaku fitur dapat berbeda bergantung pada pembaruan aplikasi yang digunakan.

4. Aktifkan kunci chat untuk percakapan tertentu
Kunci aplikasi memberikan perlindungan untuk WhatsApp secara keseluruhan, sedangkan kunci chat dapat digunakan apabila pengguna hanya ingin mengamankan percakapan tertentu.

Chat yang dikunci akan dipindahkan ke folder khusus yang dilindungi autentikasi tambahan. Fitur ini dapat digunakan untuk percakapan pribadi maupun grup.

WhatsApp menyebut notifikasi dari chat yang dikunci tidak akan menampilkan isi pesan maupun informasi kontak. Notifikasi hanya menunjukkan keterangan, seperti WhatsApp atau WhatsApp: 1 pesan baru.

Untuk mengunci percakapan, pengguna cukup membuka chat yang ingin dilindungi, lalu memilih opsi kunci chat.

5. Atur privasi akun WhatsApp
Pengaturan privasi memberikan kendali kepada pengguna untuk menentukan pihak yang dapat melihat informasi tertentu di WhatsApp.

Informasi yang dapat diatur, antara lain foto profil, terakhir dilihat, status online, informasi tentang akun, status, serta pihak yang dapat menambahkan pengguna ke grup.

Untuk sejumlah pengaturan tersebut, WhatsApp menyediakan pilihan semua orang, kontak saya, kontak saya, kecuali, dan tidak ada.

Pengguna dapat menyesuaikannya melalui pengaturan klik privasi. WhatsApp juga menyediakan privacy checkup untuk membantu pengguna meninjau berbagai pengaturan privasi dalam satu tempat.

Dengan fitur tersebut, pengguna dapat memeriksa kembali pengaturan yang berkaitan dengan informasi pribadi tanpa harus membuka setiap menu secara terpisah.

6. Senyapkan panggilan dari nomor tidak dikenal
Panggilan dari nomor yang tidak dikenal juga dapat dikendalikan melalui pengaturan privasi WhatsApp.

Fitur senyapkan penelepon tidak dikenal memungkinkan panggilan dari nomor yang tidak dikenal tidak berdering pada perangkat. Pengaturan ini dapat membantu mengurangi gangguan akibat panggilan yang tidak diharapkan.

Meski tidak menghasilkan dering, panggilan dari nomor tersebut tetap tercatat dalam daftar panggilan WhatsApp. Pengguna masih dapat memeriksanya apabila diperlukan.

Fitur ini tersedia melalui pengaturan pilih privasi dan menjadi salah satu pilihan dalam pengaturan privasi akun.

Pengaturan Tambahan untuk Memperkuat Keamanan WhatsApp

Selain enam pengaturan utama tersebut, WhatsApp menyediakan sejumlah fitur tambahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan perlindungan privasi dan keamanan.

Lindungi alamat IP dalam panggilan
Pengguna dapat mengaktifkan fitur untuk melindungi alamat IP ketika melakukan panggilan.

Ketika fitur tersebut dinyalakan, panggilan akan diteruskan melalui server WhatsApp sehingga perangkat pengguna tidak terhubung secara langsung dengan pihak yang ditelepon. Fitur tersebut tersedia pada bagian pengaturan tingkat lanjut.

WhatsApp juga menyediakan pilihan untuk menonaktifkan pratinjau tautan atau link previews. Pengaturan ini termasuk dalam bagian pengaturan tingkat lanjut.

Aktifkan strict account settings
WhatsApp memperkenalkan strict account settings, yakni pengaturan yang menerapkan konfigurasi akun lebih ketat sekaligus membatasi sejumlah fungsi.

Pengaturan tersebut termasuk pemblokiran lampiran dan media yang berasal dari orang yang tidak ada dalam daftar kontak. Fitur ini dapat diaktifkan melalui settings klik privacy pilih advanced.

Berbagai fitur keamanan dan privasi WhatsApp dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.

Perlindungan dapat diperkuat melalui autentikasi tambahan dengan verifikasi dua langkah dan passkey, pembatasan akses melalui kunci aplikasi dan kunci chat, hingga pengaturan informasi pribadi dan panggilan dari nomor tidak dikenal. (ist/brs)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya dengan ikuti kanal WhatsApp JAKARTAPEDIA agar tak ketinggalan update berita menarik setiap hari.