JAKARTAPEDIA.co.id | KOTA BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menggelar roadshow ke sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) guna meningkatkan kesadaran politik pemilih pemula menjelang Pemilu 2029.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bekasi, Jhonny Sitorus, menyampaikan bahwa siswa kelas 9 SMP pada saat Pemilu 2029 sebagian besar telah memasuki usia 17 tahun dan menjadi pemilih pemula, terutama dari kalangan Generasi Z yang jumlahnya dominan dalam daftar pemilih.
“Siswa-siswi kelas 9 SMP merupakan pemilih pemula yang berusia 17 tahun pada Pemilu 2029. Mereka adalah kelompok anak muda Gen Z yang mendominasi jumlah pemilih pada setiap Pemilu,” ujar Jhonny saat menghadiri kelas pendidikan politik di SMP Negeri 3 Bekasi Timur, Selasa (18/11/2025).
Jhonny menjelaskan, pendidikan politik di tingkat SMP penting untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini agar para siswa memiliki semangat menggunakan hak pilihnya ketika memasuki usia pemilih.
“Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan sikap anak-anak muda yang tidak apatis dan tidak apolitis,” ucapnya.
Ia menambahkan, metode sosialisasi politik di tingkat SMP berbeda dengan pendekatan untuk siswa SMA/SMK maupun mahasiswa.
“Di lingkungan SMP, kami juga mengedepankan materi terkait kesadaran menjaga lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dengan bahasa yang mudah dipahami remaja,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggota KPU Kota Bekasi Afif Fauzi menegaskan komitmen lembaganya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2029. “Menumbuhkan kesadaran politik dan merawat demokrasi adalah tugas bersama seluruh pihak, baik di sekolah maupun perguruan tinggi. Kami berharap upaya ini dapat menekan angka golput pada Pemilu mendatang,” kata Afif. (pede)





