JAKARTAPEDIA.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya kelompok-kelompok yang dinilainya ingin memecah belah Indonesia.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026).
“Ada kelompok-kelompok di Indonesia yang ingin negara kita pecah, yang ingin negara kita pecah,” kata Prabowo seperti dilansir pada Minggu (1/11/2026).
Prabowo mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan dari kelompok-kelompok yang menurutnya tidak memiliki kesetiaan terhadap Pancasila dan NKRI.
Ia juga menyinggung adanya pihak yang dinilainya berupaya menguasai kekayaan negara untuk kepentingan pribadi.
Selain itu, presiden menyoroti kelompok yang menginginkan Indonesia dibangun berdasarkan identitas agama, suku, atau ras tertentu.
Menurut Prabowo, perbedaan pandangan tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan apabila tidak dihadapi dengan semangat persatuan dan komitmen terhadap dasar negara.
Meski demikian, dalam pernyataannya Prabowo tidak memerinci identitas kelompok yang dimaksud.
Prabowo meyakini Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu keutuhan bangsa.
Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan sekaligus menyatakan keyakinannya persoalan tersebut dapat diatasi.
“Percayalah kekuatan NKRI besar, kita waspada sekarang dan kita akan atasi semua masalah itu dengan baik. Mereka-mereka yang hatinya tidak baik, pasti ketahuan,” ujarnya.
Kepala negara juga menyampaikan keyakinannya pihak-pihak yang berupaya merusak persatuan atau mengambil kekayaan negara untuk kepentingan sendiri pada akhirnya tidak akan berhasil.
“Itu pelajaran ribuan tahun peradaban manusia. Yang jahat pasti akan kalah, itu pasti,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan sejak usia sekolah.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memahami arti persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Prabowo menempatkan Pancasila sebagai landasan utama untuk menjaga keutuhan bangsa yang terdiri atas berbagai suku, agama, dan latar belakang masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, yang menjadi momentum bagi presiden untuk mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dan semangat kebangsaan.
Prabowo berharap nilai persatuan terus diperkuat agar perbedaan di tengah masyarakat tidak berkembang menjadi sumber perpecahan. (brs/ist)






