Pemkot Jaktim Gerak Cepat Bersihkan Sampah Menumpuk di Ujung Menteng

oleh -
Pihak Kelurahan Ujung Menteng menindaklanjuti tumpukan sampah di Jalan Raya Rawa Kuning, Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. (ist/ant)

JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) membersihkan tumpukan sampah di Jalan Raya Rawa Kuning, Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, sejak Jumat (8/5/2026) lalu.

“Kami mulai bersihkan sampah di Ujung Menteng yang menumpuk sudah sejak pekan lalu,” kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (11/5/2026).

Sementara itu, Camat Cakung Rochmad menyebut, sampah di sana mulanya sempat berserakan hingga memakan badan jalan. Namun, saat ini kondisinya sudah bersih setelah diangkut oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta Timur.

Sejak Jumat (8/5/2026) siang pihaknya sudah membersihkan area tumpukan sampah bersama Sudin LH Jakarta Timur.

“Kemudian, diteruskan lagi pada Sabtu 9 Mei malam diangkut lagi dan pada Minggu 10 Mei siang sudah bersih atau kosong,” kata Rochmad.

Rochmad menduga, sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) di sana tidak hanya bersumber dari warga sekitar saja tapi dari luar wilayah.

Warga seringkali melihat pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki yang datang membuang plastik berisikan sampah.

“Kami tidak bisa terus menerus mengawadi di sana. Kami juga enggak bisa larang di luar RW 05 supaya tidak buang di situ,” ucap Rochmad.

Rochmad menyatakan, pihaknya bakal mengawasi seluruh TPS secara menyeluruh agar tidak ada lagi penumpukan sampah.

Setiap adanya laporan penumpukan, pihak Kecamatan Cakung maupun jajaran langsung menindaklanjuti.

Hal ini demi memberikan keamanan dan kenyamanan warga di sekitar area TPS di wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

“Kendalanya itu pertama karena antrean di Banrar Gebang, Bekasi. Kadang mobil Sudin LH itu ngantre sampai 20 jam,” ucap Rochmad.

Rochmad menambahkan, setiap truk pembawa sampah ke Bantar Gebang tidak bisa lagi antre di dalam tempat pembuangan akhir (TPA) tersebut.

Kendala lain yakni karena arus lalu lintas di wilayah Jakarta-Bekasi sulit ditebak dan kemacetan terkadang membuat petugas terlambat mengangkut sampah.

“Kalau dulu kan boleh masuk, nunggu sambil buang. Jadi truk itu sekarang di Bantar Gebang kalau sudah ada jadwalnya baru boleh masuk,” ucap Rochmad.

Sementara itu, Lurah Ujung Menteng, Andre melanjutkan, pihaknya sempat mengerahkan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) ke lokasi.

Petugas membantu memindahkan sampah dari jalanan ke atas truk agar tidak lagi dikeluhkan oleh warga.

“Kami akan selalu kita monitor dan dilaporkan secara berjenjang apabila ada kendala ke Satpel LH Kecamatan Cakung,” kata Andre. (ig/ist)