Megawati dan Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka, Ruang Hijau Baru Bernuansa Sejarah di Jakarta

oleh -
Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka, sebuah ruang publik yang memadukan fungsi rekreasi, olahraga, sekaligus penghormatan terhadap sejarah bangsa. (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – Suasana senja yang hangat menyelimuti kawasan taman baru di Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026). Di tengah hamparan ruang hijau yang tertata rapi, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka, sebuah ruang publik yang memadukan fungsi rekreasi, olahraga, sekaligus penghormatan terhadap sejarah bangsa.

Presiden ke-5-RI Megawati Soekarnoputri Bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Meresmikan Taman Bendera Pusaka di Jakarta. (ist/dtk)

Megawati tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB didampingi Pramono Anung serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang akrab disapa Bang Doel. Kehadiran ketiganya disambut antusias para undangan dan masyarakat yang telah menunggu momen peresmian taman tersebut.

Dalam balutan blouse putih bermotif bunga dengan syal merah, Megawati tampak berjalan santai menyusuri area taman. Sementara Pramono mengenakan kemeja putih yang sederhana namun formal, mencerminkan suasana acara yang khidmat sekaligus bersahaja.

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan taman, mulai dari BUMN, arsitek, pematung hingga para kolaborator yang berkontribusi mewujudkan ruang publik ini.

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, pada hari ini kita semua dapat berkumpul dalam rangka peresmian Taman Bendera Pusaka dan patung Ibu Fatmawati,” ujar Pramono di hadapan para tamu undangan.

Menurutnya, pembangunan taman tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperbanyak ruang terbuka hijau yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

Langkah ini juga sejalan dengan transformasi Jakarta menuju kota global sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

Pramono juga menyinggung perkembangan posisi Jakarta dalam peta kota global dunia. Bersama Wakil Gubernur Rano Karno, ia menyebut peringkat Jakarta mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

“Jakarta ketika saya dan Bang Doel menjabat berada di peringkat 74 dari 156 kota dunia. Sekarang ini sudah naik menjadi peringkat 71,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kualitas transportasi Jakarta juga disebut mengalami kemajuan signifikan. Saat ini, sistem transportasi ibu kota bahkan menempati peringkat ke-17 terbaik di dunia, melampaui sejumlah kota besar di Asia Tenggara.

Ruang Publik Baru dengan Fasilitas Lengkap

Taman Bendera Pusaka dibangun di atas lahan seluas sekitar 5,6 hektare dengan berbagai fasilitas yang dirancang untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Di dalamnya tersedia jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan tenis, lapangan multifungsi, hingga lapangan padel.

Salah satu lapangan padel bahkan disediakan secara gratis bagi masyarakat dengan sistem pendaftaran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan taman ini akan dibuka untuk umum mulai keesokan hari dan dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

“Tempat ini luasnya 5,6 hektare dengan jogging track 1,2 kilometer. Saya yakin nanti sore atau malam hari suasananya akan sangat berbeda dan menjadi tempat berkumpul warga,” kata Pramono.

Menghormati Sosok Fatmawati

Salah satu elemen penting di kawasan taman tersebut adalah kehadiran patung Fatmawati Soekarno. Patung ini dibangun sebagai penghormatan kepada sosok yang menjahit bendera pusaka Merah Putih yang pertama kali dikibarkan saat peristiwa bersejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Menariknya, patung tersebut menggambarkan Fatmawati dalam kondisi sedang mengandung putranya, Guntur Soekarnoputra, sebuah simbol perjuangan dan harapan bagi generasi penerus bangsa.

Ruang Berkembang bagi UMKM

Selain sebagai ruang hijau dan tempat rekreasi, kawasan taman juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil. Pemerintah menyediakan enam lokasi usaha yang diperuntukkan khusus bagi pelaku UMKM.

Meski banyak pihak yang ingin membuka restoran besar di area tersebut, Pemprov DKI Jakarta memilih memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang di ruang publik baru itu.

“Walaupun sebenarnya yang ingin membuat restoran di tempat ini banyak sekali, kami memutuskan memberikan kesempatan UMKM berkembang di tempat ini,” ujar Pramono.

Dengan konsep yang memadukan ruang hijau, olahraga, sejarah, dan ekonomi kerakyatan, Pramono berharap Taman Bendera Pusaka dapat menjadi simbol kebanggaan baru bagi ibu kota.

Ia juga berharap taman ini dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat, sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang semakin hijau, lestari, dan berkelanjutan. (ig)