JAKARTAPEDIA.co.id – Bank Jakarta resmi meluncurkan Kartu Debit Visa yang dapat digunakan untuk bertransaksi di lebih dari 200 negara. Kolaborasi dengan Visa ini menjadi langkah awal transformasi Bank Jakarta dalam memperluas layanan keuangan berstandar global bagi nasabahnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi Bank Jakarta dan Visa merupakan langkah strategis untuk mendorong pengelolaan bank daerah agar lebih profesional dan memiliki daya saing internasional.
“Saya mengucapkan selamat. Mudah-mudahan kartu ini bisa digunakan di seluruh dunia, lebih dari 200 negara. Mulai hari ini saya sendiri akan menggunakan kartu ini,” ujar Pramono saat menghadiri Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (5/1/2026) kemarin.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan, peluncuran kartu debit Visa menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi perusahaan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program transformasi lima tahun yang berfokus pada tiga pilar utama.
“Pertama, pertumbuhan berbasis ekosistem Jakarta. Kedua, penguatan kualitas aset dan tata kelola. Ketiga, pembangunan kapabilitas digital serta pemberdayaan sumber daya manusia,” ujar Agus seperti rilis yang dilansir pada Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, transformasi tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, regulator, mitra strategis, serta masyarakat.
Bank Jakarta akan terus mengembangkan layanan dan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan warga Jakarta secara bertahap dan sesuai prinsip kehati-hatian.
Pada enam bulan pertama peluncuran, Bank Jakarta menargetkan sekitar 400.000 pengguna kartu debit Visa.
Sementara itu, Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari menyatakan kerja sama ini bertujuan memudahkan masyarakat Jakarta dalam bertransaksi lintas negara, mulai dari pembayaran pendidikan di luar negeri, kebutuhan ibadah umrah, hingga mendukung aktivitas bisnis pelaku UMKM.
“Peluncuran ini mencerminkan perubahan cara masyarakat hidup, bekerja, dan berusaha. Jakarta tengah bergerak menuju kota global dan pembayaran digital menjadi penghubung penting dalam proses tersebut,” kata Vira. (ig/rls)

