JAKARTAPEDIA.co.id – Menjelang perayaan Natal 2025 dan libur Tahun Baru 2026, Polda Metro Jaya bersiap menggelar Operasi Lilin sebagai upaya memastikan rasa aman bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah maupun menikmati libur akhir tahun.
Kesibukan aparat kepolisian mulai terasa sejak dini. Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dedy Anung, menyampaikan bahwa operasi pengamanan akan dimulai pada pekan depan, beriringan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang momentum Nataru.
“Mulai minggu depan, sudah ada Operasi Lilin untuk pengamanan masyarakat yang melakukan ibadah maupun yang akan melaksanakan liburan Nataru,” ujar Dedy kepada wartawan usai penyerahan pemenang Kampung Tangguh Anti Narkoba di Museum Layang-Layang Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Tak sekadar penjagaan statis, Polda Metro Jaya juga meningkatkan patroli dialogis serta patroli reserse kriminal (reskrim).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap muncul saat mobilitas warga meningkat.
Sejumlah personel disebar ke titik-titik yang telah dipetakan sebagai wilayah rawan peredaran narkoba. Pengamanan juga difokuskan pada kawasan hiburan, pusat keramaian, serta destinasi wisata yang diprediksi akan dipadati pengunjung selama libur panjang.
Dalam kesempatan itu, Dedy menegaskan komitmen jajarannya untuk bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Kami dukung rekan-rekan dari BNN untuk melakukan pencegahan. Fokus kami untuk Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya adalah pengungkapan kasus,” ucapnya.
Meski belum merinci jumlah kasus narkotika yang berhasil diungkap sepanjang tahun ini, Dedy memastikan kinerja pengungkapan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Rilis resmi terkait capaian tersebut, kata dia, akan disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya pada pekan depan.
Operasi Lilin 2025 sendiri akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sebanyak 146.701 personel gabungan akan diterjunkan, terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, serta 55.289 personel dari berbagai instansi terkait lainnya.
Untuk mendukung pengamanan, Polri menyiapkan 2.903 posko yang tersebar di berbagai wilayah. Posko tersebut terdiri dari 1.807 pos pengamanan, 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu, guna mengawasi 44.226 objek vital dan pusat aktivitas masyarakat.
Peningkatan pengamanan ini sejalan dengan prediksi lonjakan mobilitas warga. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama periode Nataru 2025 diperkirakan meningkat hingga 8,83 juta orang atau naik sekitar 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang, aparat berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, serta penuh khidmat. (ig/ist)
“Dibuka Kesempatan Bergabung Menjadi Wartawan Biro Polda Metro Jaya, Jika Berminat Silahkan WA ke 0877-6460-1861”

