JAKARTAPEDIA.co.id – Perumda PAM akan melakukan percepatan untuk mewujudkan target layanan 100 persen air bersih perpipaan di DKI Jakarta pada 2030. Oleh karena itu, tahun depan segera membangun jaringan pipa besar di badan jalan.
Menurut Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin, pembangunan jaringan pipa besar tentunya akan berdamnpak mengganggu kelancaran lalu lintas di Jakarta.
“Mulai 2024 mendatang kami akan membangun jaringan pipa besar dan kecil sepanjang 1,1 juta km di ratusan titik di bahu jalan yang akan berdampak pada kemacetan lalu lintas,” kata Arief Nasrudin kepada wartawan pada kesempatan media gathering di hotel Santika, Nusa Dua, Bali, akhir pekan lalu.
Untuk itu dia meminta masyarakat DKI Jakarta agar sabar saat melintasi jalan yang terganggu akibat pembangunan insfrastriktur pipa air bersih tersebut.
“Kami melakukan sosialisasi ini agar masyarakat tahu, sehingga dapat mencari jalan alternatif menuju tujuannya,” ujar dia.
Namun Arief berjanji, pihaknya akan berupaya untuk meminimalisir dampak kemacetan dan kesemrawutan di lokasi-lokasi pembangunan jaringan pipa besar itu.
“Ya sudah pasti kami akan berkoordinasi dengan SKPD terkait, Dirlantas Polri dan lain-lain agar meminimalisasi dampak kemacetan dan kesemrawutan di lokasi- lokasi pembangunan jaringan pipa air bersih itu,” tandas Arief. (dra)

