PPKUKM DKI Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas Menyongsong Jakarta Kota Global

oleh -
Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jakarta bertema "Jelajah Dunia Kreatif Wirausaha Jakarta" di Balai Kota DKI , Jakarta Pusat. (ist/ant)

JAKARTAPEDIA.co.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta mendorong UMKM di Jakarta agar naik kelas dan berdaya saing hingga ke kancah internasional untuk menyongsong Jakarta sebagai kota global.

“UMKM di Jakarta mampu naik kelas atau UMKM yang berdaya saing, berdaya guna dan berdaya tahan untuk bersaing dengan pelaku usaha lainnya hingga kancah internasional,” kata Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo pada Jumat (3/5/2024).

Ratu saat dihubungi di Jakarta, Jumat, menyebutkan, dalam hal pemasaran, pelaku UMKM yang telah memiliki usaha di antaranya terlibat sebagai pelaku UMKM yang mendapatkan fasilitas pemasaran luar negeri (go-internasional).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya mendorong UMKM Jakarta mewujudkan Jakarta kota global, yakni menjalankan fungsi pembinaan yang menyeluruh, mulai dari hulu hingga ke hilir melalui Dinas PPKUKM DKI Jakarta.

Pada bagian hulu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertugas memastikan bahwa pelaku UMKM dapat menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.

Lalu pada bagian hilir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berperan dalam memastikan bahwa produk UMKM dapat dipasarkan secara luas dan diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Berkembang maupun berinovasi seiring perkembangan zaman melalui berbagai penguatan lewat pengembangan fasilitasi Jakarta Entrepreneur,” ujar Ratu.

Adapun jumlah pelaku UMKM peserta Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur) per 1 Mei 2024, yaitu sebanyak 377.625 peserta.

Dari jumlah tersebut, terdapat pelaku UMKM yang tersebar dan telah memiliki usaha di wilayah Jakarta sebanyak 249.576.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebutkan ekonomi mapan dan terkoneksi dengan dunia luar menjadi salah satu indikator untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

“Jakarta tetap dinilai oleh para penilaian kota-kota besar maka ada beberapa poin-poin yang saya sebutkan untuk memperjuangkan Kota Jakarta bisa mendapat peringkat yang lebih baik,” kata Heru dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKDP 2025 dan RPJMD 2025-2045 Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Heru menyebutkan terdapat enam indikator yang dimaksud untuk mewujudkan kota global yang kompetitif salah satunya Jakarta harus mapan dari sisi ekonomi dan terkoneksi secara global. (ist/ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *