Gubernur DKI Resmikan Kantor Kecamatan dan Dua Embung di Jakarta Selatan

oleh -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan tiga infrastruktur baru di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026). Ketiga fasilitas tersebut meliputi gedung baru Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda 1 Srengseng Sawah, serta Embung Jagakarsa. (ig)

JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan tiga infrastruktur baru di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026). Ketiga fasilitas tersebut meliputi gedung baru Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda 1 Srengseng Sawah, serta Embung Jagakarsa.

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik sekaligus penguatan sistem pengendalian banjir di kawasan ibu kota.

Acara peresmian dipusatkan di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru yang kini memiliki bangunan baru setinggi lima lantai termasuk area dasar bangunan.

Gedung tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang modern seperti pendingin udara (AC), generator set (genset), sistem pompa, lift, alat pemadam api ringan (APAR), hingga utilitas mekanikal dan elektrikal lainnya.

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan pentingnya komitmen aparatur kecamatan dalam menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah.

Ia meminta agar gedung baru tersebut tetap menjadi ruang pelayanan yang terbuka dan ramah bagi masyarakat.

“Saya meminta pada Pak Camat dan seluruh jajaran, walaupun tempatnya ini bagus, tetap harus menjadi rumah rakyat, terbuka bagi masyarakat. Tugas kita semua adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih baik kepada masyarakat,” kata Pramono.

Selain pembangunan gedung pemerintahan, Pemprov DKI juga menaruh perhatian pada penguatan infrastruktur pengendalian air melalui pembangunan Embung Pemuda 1 Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa.

Kedua embung tersebut diharapkan mampu membantu menekan potensi genangan dan mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar. Area tangkapan air dari dua embung itu diproyeksikan dapat menurunkan debit genangan antara 10 hingga 20 persen di kawasan setempat. (ig)