JAKARTAPEDIA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi warga yang telah ikut menjaga Jakarta menjadi aman dan nyaman.
Diungkapkan Pram, salah satu bukti amannya Jakarta saat ini adalah pelaksanaan kegiatan lintas agama pada akhir tahun lalu yang berlangsung lancar tanpa gangguan, mulai dari acara Natal Carol Kolosal, menyambut Nyepi, Imlek, Ramadhan, Idul Fitri, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
“Saya bersyukur karena hampir semua hal yang dulu menjadi ketegangan, sekarang ini di Jakarta menjadi aman dan nyaman,” ucap Pram, usai melepas peserta Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman dalam rangka HUT ke-219 Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) di halaman gereja Katedral, Sabtu (9/5/206).
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada jemaat katolik di bawah naungan Keuskupan Agung Jakarta, yang ikut berperan bersama warga menjaga Jakarta.
“Jakarta sekarang menjadi kota teraman nomor dua di Asean setelah Singapura. Tidak mungkin tanpa peran serta Keuskupan Agung Jakarta,” ujar Pram.
Hal senada diutarakan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Dia menyebut Jakarta sebagai salah satu kota yang paling damai dan harmonis se Asia Tenggara.
“Jakarta adalah kota kedua terukun damai di Asia Tenggara, mengalahkan negara lain. Ini pertama dalam sejarah dan survei membuktikan,” tuturnya.
Sementara, Kardinal KAJ, Uskup Mgr. Ignatius Suharyo hardjoatmodjo mengatakan, perayaan HUT ke 219 KAJ bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan melalui upaya mempererat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama.
“Setiap tahun diadakan acara seperti ini untuk mensyukuri penyertaan Tuhan di sepanjang sejarah Keuskupan Agung Jakarta yang merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia,” ujar Ignatius Suharyo.
Ia mengungkapkan, HUT ke 219 KAJ diwujudkan melalui usaha untuk merawat dan mengembangkan persahabatan, persaudaraan serta kebersamaan sebagai warga negara Indonesia.
“Semoga kebersamaan menjadi wujud bersama untuk berbakti kepada Tuhan dan mencintai tanah air. Kegembiraan yang meluap-luap tidak bisa diungkapkan panjang-panjang, tetapi dengan penuh syukur melalui kegiatan jalan santai,” tandasnya. (ig/bj)

