Wagub Rano Karno Datang Memberi Semangat, Menyapa Dua Murid Korban Mobil MBG

oleh -
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyempatkan diri datang langsung ke rumah kedua murid yaitu Weren Juansya dan Muhammad Fillio Dinata—akrab disapa Lilo, korban insiden mobil boks pengantar Makanan Bergizi Gratis (MBG) berstiker Badan Gizi Nasional yang mendadak menabrak puluhan murid SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada 11 Desember 2025 silam. (ist/bj)

JAKARTAPEDIA.co.id – Peristiwa itu masih membekas di ingatan warga Kalibaru. Sebuah mobil boks pengantar Makanan Bergizi Gratis (MBG) berstiker Badan Gizi Nasional mendadak menabrak puluhan murid SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada 11 Desember 2025 silam. Suasana sekolah yang seharusnya riang berubah panik dalam hitungan detik.

Insiden tersebut mengakibatkan 21 murid dan seorang guru menjadi korban. Setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit, seluruh korban kini telah kembali ke rumah masing-masing.

Namun, di antara mereka, ada dua anak yang sempat berjuang lebih lama di ruang perawatan RSUD Koja akibat luka serius yang diderita. Mereka adalah Weren Juansya dan Muhammad Fillio Dinata—akrab disapa Lilo.

Pada Selasa (6/1/2026), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyempatkan diri datang langsung ke rumah kedua murid tersebut.

Kunjungan itu dilakukan secara sederhana, namun sarat kepedulian. Rano ingin memastikan kondisi kesehatan Weren dan Lilo benar-benar pulih dan mendapatkan penanganan yang layak.

“Pada saat sebagian anak-anak yang tertabrak sudah pulang, saya belum sempat menjenguk karena sedang persiapan Natal dan Tahun Baru,” ujar Rano.

Di rumah Weren, Rano mendapati sang murid masih dalam masa pemulihan akibat pergeseran tulang bahu yang dialaminya.

Dengan nada penuh perhatian, ia meminta agar Weren kembali menjalani perawatan di rumah sakit demi memastikan proses pengobatan berjalan hingga tuntas. “Saya mohon Weren kembali dirawat di rumah sakit agar pengobatannya bisa benar-benar selesai,” katanya.

Sementara itu, pertemuan dengan Lilo meninggalkan kesan tersendiri bagi Rano. Ia mengenang momen saat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjenguk para korban di RSUD Koja. Dalam kondisi setengah sadar, Lilo ternyata masih mengingat dirinya.

“Dalam situasi dia tidak siuman, dia masih ingat aku,” tutur Rano. “Karena itu sekarang aku datang langsung, untuk memberikan semangat.”

Kunjungan singkat tersebut bukan sekadar formalitas pejabat. Di mata keluarga korban, kehadiran Rano menjadi penguat bahwa luka fisik dan trauma yang dialami anak-anak itu tidak diabaikan.

Peristiwa di SDN Kalibaru 01 memang telah berlalu, namun perhatian dan empati menjadi bagian penting dari proses pemulihan mereka. (jek/bj)