Jelang Musim Hujan, Pemkot Jaktim Kerahkan 700 Personel Antisipasi Banjir

oleh -
Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiagakan 400 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam mengantisipasi banjir di wilayah setempat, Kamis (23/10/2025). (ist/ant)

JAKARTAPEDIA.co.id – Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiagakan lebih dari 700 personel lintas unsur untuk mengantisipasi potensi banjir pada musim hujan tahun ini. Kesiapsiagaan tersebut dikoordinasikan melalui Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Agata Bayu Putra, mengatakan ratusan personel gabungan telah disiapkan untuk memastikan respons cepat di wilayah rawan banjir.

“Kita siapkan banyak personel gabungan untuk menghadapi potensi banjir,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Agata merinci, jumlah Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) sebanyak 12 orang, Tagana 251 orang, serta 500 personel Kampung Siaga Bencana (KSB) yang tersebar di 20 kelurahan.

Untuk mendukung operasional di lapangan, Pemkot juga menyiapkan logistik dapur umum seperti beras, mi instan, minyak goreng, biskuit, hingga makanan siap saji.

Bantuan sandang serta perlengkapan kebersihan turut disiapkan, termasuk pakaian, selimut, perlengkapan mandi, serta kebutuhan anak dan lansia.

“Kita juga menyiapkan tenda darurat, dapur umum, hingga dukungan personel Tagana,” kata Agata.

Adapun wilayah rawan banjir di Jakarta Timur mencakup sejumlah titik di sepanjang aliran sungai, antara lain Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis, Cipinang Cempedak, Cipinang Besar, hingga Cipinang Melayu dan Pondok Bambu.

Kawasan lain seperti Halim, Ciracas, Cijantung, Cipayung, hingga Cakung juga masuk dalam daftar kewaspadaan.

Sebelumnya, Pemkot Jakarta Timur telah mengerahkan 400 personel dari TNI, Polri, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, BPBD, dan Dinas Sosial untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir.

Langkah mitigasi turut diperkuat dengan penugasan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk penyedotan genangan serta Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas di titik-titik banjir. (ist/jek)