1.895 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Unjuk Rasa dan Pengesahan RUU KUHAP

oleh -
Sejumlah anggota kepolisian mengikuti apel pengamanan unjuk rasa di Jakarta, Senin (17/11/2025). (ist)

JAKARTAPEDIA.co.id – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.895 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), serta agenda pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) di Gedung DPR/MPR, Selasa (18/11/2025).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa pengamanan besar-besaran dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

“Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati,” ujar Susatyo di Jakarta.

Menurutnya, ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ada tiga titik utama yang menjadi fokus pengamanan hari ini, yakni:

1. Aksi unjuk rasa yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan sejumlah elemen masyarakat di kawasan Gambir.

2. Sidang Rapat Paripurna pengesahan RUU KUHAP dan RUU Perkoperasian di Gedung DPR/MPR.

3. Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi di Gedung MK.

Susatyo menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas tidak dibekali senjata api sebagai langkah menjaga situasi tetap aman dan nyaman bagi para peserta aksi.

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat secara humanis dan profesional,” katanya.

Ia juga mengimbau para peserta dan orator agar tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung serta menghindari pernyataan atau tindakan yang dapat memicu ketegangan.

“Jagalah keamanan, jangan melakukan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun lingkungan,” ujarnya. (feb)