JAKARTAPEDIA| JAKARTA TIMUR – Respon cepat atas keluhan warga langsung diimplementasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur dengan melakukan pengerukan Kali Sunter, yang berlokasi di Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
Tak pelak terkait keluhan warga terkait bau tak sedap yang ditimbulkan dari Kali Sunter itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin bersama Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, kompak meninjau pekerjaan pengerukan lumpur di Kali Sunter tersebut pada Jumat (13/6/2025).
Munjirin menyampaikan, bau tidak sedap di Kali Sunter itu diakibatkan oleh tidak tersalurkannya aliran air usai adanya Kali Banjir Kanal Timur (BKT).
“Kali Sunter ini kan setelah adanya BKT membuat aliran airnya itu pasti banyakan ke BKT. Sehingga Kali Sunter saat ini hanya sebatas menampung air hujan lokal dan limbah rumah tangga. Hal itu jika terus dibiarkan akan terjadi pendangkalan dan menimbulkan bau tidak sedap jadi harus cepat diberesin,” tegas Munjirin.
Untuk mengatasi itu, Munjirin langsung memerintahkan jajarannya untuk dilakukan pengerukan pada kali tersebut. Adapun pengerukan Kali Sunter sudah dilakukan sejak dua pekan lalu.
“Oleh karna itu kita mulai langkah pengerukan sekitar dua minggu lalu, dan ini akan berjalan karena lokasi nya cukup jauh sampai BKT sekmen pertama ini, kurang lebih 1200 meter terlebih dahulu,” kata Munjirin.
Munjirin menyebut, setelah pengerukan Kali Sunter hingga Kali BKT selesai. Pihaknya akan melanjutkan proses pengerukan ini hingga Kali Sunter di Perintis Kemerdekaan.
“Setelah ini selesai sampai BKT, lalu akan di lanjutkan dari I Gusti Ngurah Rai, dan terus perintis kemerdekaan yang masuk ke Kecamatan Pulo Gadung,” ucap Munjirin.
Munjirin menargetkan, proses pengerukan ini selesai kurang lebih tiga bulan pengerjaan.
“Target pengerjaan ini kurang lebih tiga bulan lamanya,” kata Munjirin.
Kendati demikian, dia meminta warga yang mendirikan bangunan di bantaran kali untuk membereskannya sendiri.
“Saya harapkan masyarakat sekitar kali yang akan kami keruk tersebut yang menempati area yang bukan hak nya (tanah pemerintah), saya mohon dari sekarang untuk membenahi barang-barang nya karena akan kita kuras,” ujarnya.
Sementara itu warga Cipinang Muara mengapresiasi respon cepat dari Wali Kota Jakarta Timur Munjirin yang langsung turun perintahkan jajarannya untuk mengeruk Kali Sunter tersebut.
“Alhamdulillah keluhan warga langsung diimplementasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur Munjirin. Semoga dengan pengerukan ini tak menimbulkan bau tak sedap lagi. Khususnya bagi warga sekitar Kali Sunter,” tandas Anna. (ig/jek)

