JAKARTAPEDIA.co.id – Tim Pengabdi Universitas Indonesia (UI) menggandeng Puskesmas Kelurahan Untung Jawa, Kepulauan Seribu untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat kelompok pekerja sentra kuliner.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan serta mendeteksi dini penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan,” kata Guru Besar Universitas Indonesia Indri Hapsari Susilowati di Jakarta.
Indri mengatakan pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) yang bekerja sama dengan puskesmas.
Terlebih, pembentukan Pos UKK di Taman Arsa dan Sakura Pulau Untung Jawa sudah diinisiasi UI bersama Dinas Kesehatan, Kelurahan dan Puskesmas Pulau Untung Jawa sejak 2022 sampai sekarang.
Sementara, perwakilan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Asmida Mariani menambahkan, dalam Pos UKK diperlukan partisipasi aktif pekerja karena Pos UKK berkonsep pembinaan kesehatan dari pekerja untuk pekerja dan oleh pekerja.
“Dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini kami berharap derajat kesehatan pekerja dan lingkungan kerja semakin meningkat dan sehat,” ujar Asmida seperti dilansir Minggu (17/11/2024).
Asmida menjelaskan kegiatan ini bertujuan agar pekerja tetap sehat dan produktif serta terlindungi dari risiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan di tempat kerja.
Ditekankan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Puskesmas Kelurahan Untung Jawa untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
Lalu, Penanggung jawab Kesehatan Kerja dan Olahraga (Pj Kesjaor) Puskesmas Kelurahan Untung Jawa Karina Dayanti Putri berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pemeriksaan gratis tetapi juga edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan secara rutin.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini untuk pencegahan berbagai penyakit,” ujar Karina.
Kegiatan pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, berat badan dan lingkar perut serta konsultasi kesehatan dengan dokter secara langsung.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan penyuluhan mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit dan saran untuk segera ke puskesmas jika ada kondisi kesehatan tertentu yang menjadi temuan.
Lebih dari 30 peserta usia dewasa berpartisipasi dalam acara ini. (ist/ant)

